Tech Industry Software Artikel

WhatsApp Ujicoba Fitur Baru Tanpa Ponsel

Jakarta, Unbox.id – WhatsApp sedang menguji fitur baru yang memungkinkan penggunanya dapat mengirim pesan WA walau tanpa ponsel mereka. Seperti kita tahu saat ini, bahwa saat pengguna menyalakan WhatsApp melalui desktop atau web, maka aplikasi WhatsApp masih harus terhubung ke telepon pengguna, agar dapat menerima pesan.

Untuk fitur baru yang sedang diuji ini akan memungkinkan pengguna mengirim dan menerima pesan bahkan jika baterai ponsel mati. Sehingga WhatsApp dapat digunakan bersama-sama dengan perangkat lain – seperti PC dan tablet, tanpa ketergantungan pada ponsel pengguna.

Memulai pengujian fitur barunya, akan diuji coba versi beta yakni menggunakan sampel dari sekelompok kecil pengguna. Sehingga tim pengembangan WhatsApp dapat meningkatkan kerja dan fitur baru ini sebelum resmi diluncurkan. Beberapa aplikasi perpesanan lain sudah memiliki fitur seperti itu, termasuk aplikasi terenkripsi saingan WhatsApp, yakni Signal.

WhatsApp uji coba fitur baru
WhatsApp uji coba fitur baru

Baca juga : Perhatikan 3 Alasan ini Sebelum Membeli Smartphone 5G

Pemikiran Ulang

Sebelum diumumkan tentang pengujian fitur baru ini, para insinyur Facebook mengatakan bahwa untuk melaksanakan perubahan atau penambahan fitur baru tersebut membutuhkan “pemikiran ulang” dari desain perangkat lunak WhatsApp.

Mengingat saat ini fitur tersebut menggunakan aplikasi smartphone sebagai perangkat utama. Sehingga ponsel sebagai satu-satunya sumber semua data pengguna, dan satu-satunya perangkat yang mampu mengenkripsi pesan end-to-end untuk pengguna lain.

Sering Terputus

WhatsApp Web dan aplikasi non-smartphone lainnya pada dasarnya adalah “cermin” dari apa yang terjadi di telepon. Namun sistem itu memiliki kelemahan signifikan yang akrab bagi banyak pengguna, karena aplikasi web diketahui sering terputus.

Baca juga : MediaTek Perkenalkan Processor SoC Helio G96 dan Helio G88 untuk Smartphone Premium

Jika menyangkut hal teknis, solusinya memberi setiap perangkat “kunci identitas” sendiri, dan WhatsApp menyimpan catatan kunci mana yang dimiliki oleh akun pengguna yang sama.

Namun Jake Moore, seorang spesialis keamanan di perusahaan anti-virus Eset, mengatakan bahwa tak peduli seberapa kuat keamanannya, memiliki pesan di banyak perangkat masih perlu dipertimbangkan. Dia juga mengatakan bahwa rekayasa sosial adalah ancaman yang terus meningkat, itu sebabnya pengguna harus terus mengawasi potensi penyalahgunaan semua perangkat yang terhubung ke akun mereka. (Eli/Eve)

Sumber dan foto : dari berbagai sumber

Related posts

Eiger Dukung Pendakian Gunung Tropis Tertinggi di ASEAN

Irianto Bina Dirgantara

Epson Hadirkan 2 Jenis Printer Komersial

Irianto Bina Dirgantara

Rayakan Satu Dekade StarCraft II dengan Update 10 th Year Anniversary!

Irianto Bina Dirgantara

Leave a Comment