Connect with us

Hi, what are you looking for?

Tech Industry

User Twitter Blue X Bisa Sembunyikan Centang Birunya

Twitter Blue X_1a
Twitter Blue X. (Sumber: The Verge)

Unbox.id – Twitter, atau sekarang berganti nama menjadi X, memungkinkan pelanggan berbayarnya, Twitter Blue atau X Blue, untuk menyembunyikan tanda centang biru. Dengan opsi ini, pelanggan dapat memilih apakah akan menampilkan tanda centang biru di profil akun mereka. “Tanda centang mungkin masih muncul di beberapa tempat dan beberapa fitur mungkin masih menunjukkan bahwa Anda memiliki langganan aktif,” tulis Twitter di halaman dukungannya.

Centang Biru Twitter Bisa Langganan

Centang Biru Twitter X_2b

Centang Biru Twitter X. (Sumber: Prambors FM)

“Beberapa fitur mungkin tidak tersedia saat centang Anda disembunyikan. Kami akan terus mengembangkan fitur ini agar lebih baik untuk Anda,” tambah perusahaan.

Seperti yang Anda ketahui, kini Anda bisa mendapatkan centang biru Twitter dengan berlangganan Twitter Blue. Namun, banyak pengguna lain yang berkomentar negatif tentang jenis metode berbayar ini.

Sebelum menjadi milik Elon Musk, Twitter menggunakan sistem verifikasi berupa centang biru, untuk pengenalan akun atau kepercayaan. Namun, Elon Musk kemudian mengizinkan semua pengguna untuk mendapatkan centang birunya melalui langganan Twitter Blue, yang berantakan di awal peluncuran.

Setelah beberapa perbaikan, Twitter kemudian merilis kembali layanan Twitter Blue, bersama dengan ID akun baru yang terverifikasi. Tanda centang biru juga diberikan kepada pengguna dengan satu juta pelanggan atau lebih.

Seperti diketahui, baru-baru ini Elon Musk mengumumkan akan mengubah nama dan logo Twitter menjadi huruf X. Ikon burung biru ikonik Twitter yang telah digunakan selama bertahun-tahun juga berubah.

Alasan Elon Musk Ganti Nama Twitter Menjadi X

Elon Musk mengatakan alasan dia mengubah logo Twitter menjadi ‘X’ adalah untuk mencerminkan ketidaksempurnaan kita masing-masing yang membuat kita unik.” “Dan kami akan segera mengucapkan selamat tinggal pada merek Twitter, dan secara bertahap, untuk semua burung,” tweet Elon Musk pada bulan Juli.

Tidak hanya itu, Musk juga terkenal karena mengubah logo raksasa di layar Twitter menjadi X, serta logo aplikasi yang lebih kecil yang saat ini digunakan oleh pengguna smartphone. Google Play dan App Store juga telah merilis versi terbaru aplikasi Twitter untuk pengguna Android dan iOS.

Di sini, media sosial tidak lagi menggunakan logo dan nama “Twitter” melainkan “X”. Namun di App Store Apple, perubahan nama Twitter menjadi X diumumkan agak terlambat.

Perubahan Twitter Jadi X Terganjal di App Store

Mengutip Gizchina, meskipun pengguna dapat melihat bahwa logo di iPhone mereka telah berubah menjadi X, nama aplikasi yang tercantum tetaplah Twitter.

Rupanya itu karena salah satu persyaratan Apple untuk penamaan aplikasi di App Store adalah bahwa nama aplikasi tidak boleh terdiri dari satu huruf pun. Hal tersebut disampaikan oleh data scientist sekaligus pendiri Next, Nick Sherrif melalui cuitan di Twitter.

“Di iOS, situasinya berbeda karena Apple tidak mengizinkan aplikasi apa pun memiliki satu karakter sebagai nama aplikasi,” kata Sherrif dalam tweet. “Jika mereka (Twitter sekarang X) berhasil mendapatkan persetujuan, itu akan menjadi pertama kalinya sejak peluncuran App Store iOS bahwa persetujuan ini telah diberikan.”

Baca juga: Elon Musk Pamer Logo Baru Di Kantor Twitter

Sempat Kena Blokir di Indonesia

Twitter X_3c

Twitter X. (Sumber: JawaPos)

Dua hari setelah nama Twitter masih digunakan di bawah logo X di iPhone, Apple mengizinkan Twitter diganti namanya menjadi X di toko aplikasinya. Artinya, X adalah aplikasi satu huruf pertama di Apple App Store.

Selain masuk ke App Store, X menghadapi tantangan lain. Contohnya, website X.com telah diblokir di Indonesia karena X.com dianggap sebagai website dengan konten dewasa. Dirjen Informasi dan Komunikasi Massa Kementerian Informasi dan Komunikasi Usman Kansong menjelaskan hal itu dilakukan karena nama X.com digunakan untuk situs lain yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan Indonesia.

Namun, kata dia, Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Dirut Aptika menghubungi Twitter. Kini, aplikasi dan website X sudah terstandarisasi di Indonesia. Mirip dengan penamaan X di App Store.

 

 

Sumber & Foto: Dari berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Tech Industry

Unbox.id – Biasanya sebagian masyarakat masih meneruskan tradisi memberi bingkisan saat Natal dan Tahun Baru, tidak hanya kepada teman dekat dan sanak saudara saja,...

Tech Industry

Unbox.id – Pernahkah Anda membaca headline yang mengandung unsur clickbait? Judulnya eksplosif dan mengundang rasa penasaran, padahal isinya belum tentu sama. Situs clickbait ini...

Apps & Games

Unbox.id – TikTok Shop kembali tersedia untuk pengguna di Indonesia setelah sebelumnya ditutup untuk memenuhi persyaratan pemerintah. Pembukaan kembali toko TikTok bertepatan dengan Hari...

Apps & Games

Jakarta, Unbox.id – Tampaknya ChatGPT pun perlu istirahat. Pengguna mengeluh bahwa chatbot menolak menyelesaikan tugas dan terkadang menyarankan pengguna melakukan sesuatu sendiri. Kini, OpenAI...