Connect with us

Hi, what are you looking for?

Tech Industry

Twitter Alias X Perkenalkan Fitur Lowongan Kerja

X Hiring Twitter_1a
X Hiring Twitter. (Sumber: Liputan6.com)

Unbox.id – Setelah memperkenalkan banyak fitur baru untuk pembuat konten, X yang dulu bernama Twitter, perlahan mulai merambah dunia lowongan kerja seperti LinkedIn. Pada Sabtu waktu setempat, X memperkenalkan fitur bagi bisnis yang mencari karyawan melalui platform media sosial bernama X Hiring. Versi akses awal X Hiring Beta juga sudah mulai dirilis dan diperuntukkan bagi organisasi atau perusahaan yang telah melakukan verifikasi resmi di jejaring sosial. “Membuka akses awal ke X Hiring Beta – hanya organisasi terverifikasi,” tulis X melalui akun Recruitment dengan handle @XHiring. Perusahaan milik Elon Musk menambahkan: “Tunjukkan peran Anda yang paling penting dan jangkau jutaan kandidat yang secara alami cocok.

Akun X Hiring

Pada tampilan yang diberikan oleh akun X Hiring, terlihat bahwa nantinya perusahaan terverifikasi yang memiliki akses fitur ini akan dapat memposting daftar lowongan di profilnya. Selain itu, pengguna juga dapat melihat daftar lowongan lainnya dalam tampilan tersendiri.

Mengutip Tech Crunch, saat masih bernama Twitter, pada Juli lalu sebenarnya Elon Musk dikabarkan ingin menghadirkan fungsi pencarian kerja ke platform tersebut. Sebelumnya Twitter membuat akun bernama @TwitterHiring, namun akun tersebut kini sudah tidak ada lagi dan diketahui tidak mengunggah tweet apa pun.

Kabar Twitter Mau Bikin Fitur Lowongan Kerja

Tampaknya organisasi-organisasi terverifikasi pada saat itu telah mengakses postingan pekerjaan yang akan memposting daftar posisi di bio profil Twitter mereka. Sedangkan bagi kandidat, akan diarahkan langsung ke website perusahaan untuk mengetahui terlebih dahulu posisi yang diinginkan dan mengajukan lamaran.

Dalam tangkapan layar yang dibagikan oleh peneliti aplikasi Nima Owji, Twitter mengatakan fitur tersebut adalah cara bagi organisasi terverifikasi untuk menarik talenta ke posisi yang mereka buka. Bahkan perusahaan terverifikasi dapat menambahkan hingga lima posisi ke profil mereka.

Tangkapan layar Owji juga menunjukkan bahwa Twitter akan mengizinkan perekrut untuk mengimpor semua lowongan pekerjaan mereka ke platform, yang ditautkan ke umpan ATS atau XML. Hasilnya, perusahaan dapat menambahkan lowongan pekerjaan ke Twitter dalam hitungan menit.

Pada bulan Mei lalu, Elon Musk berbincang tentang fitur tersebut, menanggapi postingan yang menyarankan kepadanya ide untuk menambahkan fitur kencan ke Twitter. “Ide yang menarik, mungkin pekerjaan,” katanya kemudian.

Elon Musk Mau Hilangkan Headline Berita di X

Elon Musk dan X_2b

Elon Musk dan X. (Sumber: Local Haryana)

Sementara itu, Elon Musk juga menegaskan kembali niatnya untuk memalsukan X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter. Kali ini, aktivisme politiknya juga bisa berdampak pada media. Dalam proyek terbarunya, Elon Musk ingin menghilangkan headline berita saat mendownload link berita, dengan hanya menampilkan link utama dan gambar konten saja.

Saat ini, ketika sebuah artikel berita atau postingan blog diunggah ke Twitter, terdapat judul dan teks pendek (khusus web) serta gambar header sebagai pratinjau di platform.

Namun jika Elon Musk melakukan perubahan tersebut, X hanya akan menampilkan gambar dan link dalam sebuah postingan, tanpa judul atau ringkasan. Dengan demikian, ketika penulis tidak menulis teks dengan link yang dibagikannya, maka pengguna lain hanya akan melihat link dan gambar artikel tersebut.

Baca juga: User Twitter Blue X Bisa Sembunyikan Centang Birunya

Demi Ubah Estetika

Kabar ini pertama kali diberitakan Fortune, juga dikonfirmasi oleh Elon Musk melalui akun X. Ia mengatakan, ide tersebut datang langsung dari dirinya. “Itu datang langsung dari saya. Ini akan sangat meningkatkan estetika,” kata Elon Musk di akun @elonmusk.

Elon Musk bahkan mengajak jurnalis untuk menulis artikel langsung di Twitter X untuk memanfaatkan platform miliknya. “Jika Anda seorang jurnalis yang menginginkan kebebasan menulis lebih banyak dan pendapatan lebih tinggi, maka publikasikan langsung di platform ini!” kata CEO Tesla.

Mengutip Tech Crunch, sumber Fortune mengatakan tujuan pembaruan ini adalah untuk mengurangi ukuran tinggi unduhan, yakni memuat lebih banyak unduhan dalam satu layar. Selain itu, Elon Musk berpendapat bahwa menghapus judul berita dari pratinjau akan mengurangi perilaku klik.

 

 

Sumber & Foto: Dari berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Tech Industry

Unbox.id – Putra Instagram, aplikasi media sosial alternatif Twitter Meta telah melampaui jumlah unduhan X di App Store. Seperti dikutip GizChina, Threads telah diunduh...

Software

Unbox.id – WhatsApp beta terbaru yaitu beta 2.24.4.23 untuk Android menghadirkan pembaruan estetika pada tab Status. Tujuannya tak lain untuk meningkatkan pengalaman pengguna saat...

Apps & Games

Unbox.id – Elon Musk tampaknya masih bertekad untuk mengubah X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter) menjadi aplikasi serba guna atau aplikasi super. Hal ini terungkap...

Tech Industry

Unbox.id – Biasanya sebagian masyarakat masih meneruskan tradisi memberi bingkisan saat Natal dan Tahun Baru, tidak hanya kepada teman dekat dan sanak saudara saja,...