Connect with us

Hi, what are you looking for?

Social Media

Instagram Uji Coba Kemampuan Baru Read Receipt di DM

Read Receipt Instagram DM_1a
Read Receipt Instagram DM. (Sumber: Infotech)

Last updated on 10 Juni, 2024

Unbox.id – Instagram dikabarkan telah meluncurkan rencana untuk menonaktifkan tanda “baca pesan” pada pesan langsung atau yang dikenal dengan DM. Fitur ini sama ketika pengguna WA mematikan tanda centang biru. Mark Zuckerberg dan Adam Mosseri mengumumkan kabar tersebut melalui saluran Instagram mereka. Perusahaan dikatakan sedang menguji fitur ini sekarang, seperti dilansir The Verge.

Who Can See Your Activity?

Read Receipt Instagram DM_2b

Read Receipt Instagram DM. (Sumber: Digital Infotech)

Tentu saja Mosseri juga menyertakan gambar yang menunjukkan seperti apa pembaruan tersebut, termasuk cara kerjanya. Setelah selesai, pengguna dapat mengakses menu ini dengan mengklik nama profil di bawah obrolan.

Catatan, tergantung pada unduhannya, fitur ini terlihat di opsi privasi dan keamanan. Kemudian pada opsi ini, pengguna Instagram dapat melihat tombol Read Receipts yang dapat dinyalakan atau dimatikan, pada bagian “Who can see your work”.

Sejauh ini, baik Zukerberg maupun Mosseri belum memberikan klarifikasi apakah opsi ini juga akan tersedia di Facebook Messenger. Mereka juga tidak menyebutkan kapan fitur ini akan diluncurkan ke banyak lokasi. Di sisi lain, Instagram sedang menguji banyak fitur baru untuk platformnya.

Beberapa waktu lalu, aplikasi Instagram juga dikabarkan sedang menguji fitur carousel interaktif. Dengan fitur ini, pengguna dapat menambahkan foto dan video ke carousel temannya.

Instagram juga menguji tombol Meta Terverifikasi. Tombol ini memungkinkan pengguna untuk melihat postingan dari pengguna Meta Terverifikasi. Rekening Cek Biru. Lalu ada inisiatif Teknologi Off-Meta yang memungkinkan pengguna melakukan kontrol dengan memblokir platform agar tidak melacak aktivitas online mereka.

Baca juga: Cara Melihat History Tontonan di IG

Fitur Carousel Kolaboratif Instagram

Sebagai informasi, seperti disebutkan Verge, ketika pengguna mengunggah unggahan carousel, Instagram akan menawarkan opsi baru yang memungkinkan pengikut mengunggah foto dan videonya.

Namun, foto dan video ini tidak akan disertakan dalam postingan secara default. Sebab, pengunggah harus menyetujuinya terlebih dahulu sebelum menambahkannya.

CEO Instagram Adam Mosseri membagikan tangkapan layar fitur baru tersebut di postingan Threads-nya. Fitur yang dikenal sebagai carousel interaktif ini akan memiliki tombol “Tambahkan ke Unduhan” di pojok kiri bawah.

Pertama, sejak tahun 2021, Instagram memiliki fitur kolaboratif yang memungkinkan pembuat konten berkolaborasi dengan pembuat konten lain di platform untuk membuat daftar atau Reel.

Rilis atau Reel Kolaboratif akan muncul bersamaan untuk semua pembuat konten. Selain itu, dalam identitas persekutuan, pengertian, pendapat dan kepentingannya akan sama.

Sekadar informasi, fitur kolaborasi ini dapat diaktifkan melalui layar tag atau tag. Setelah itu, akun pembuat konten yang dimintai dukungan harus menerima undangan tersebut.

Baca juga: Instagram Uji Fitur Carousel Kolaboratif

Tombol Meta Verified di Instagram

Meta Verified Instagram_3c

Meta Verified Instagram. (Sumber: ZDNet)

Selanjutnya, mengutip The Verge, tombol Meta Terverifikasi akan muncul sebagai opsi di bawah daftar pengikut, juga dikenal sebagai Mengikuti dan Favorit, ketika pengguna mengklik ikon Instagram di bagian atas aplikasi.

Dengan tombol baru ini, akun yang diberi tanda centang biru alias Meta Verified akan tampil menonjol di feed Instagram. Pertama, perlu diketahui bahwa untuk mendapatkan meta verifikasi, pengguna perlu membayar USD 11,99 (Rp 190.000) di web atau USD 14.99 (Rp 238.000) di aplikasi.

Namun, tidak jelas seberapa luas tes tersebut atau siapa yang dapat mengakses tombol Meta Verified. Meski demikian, Mosseri sendiri terbuka jika masyarakat ingin mencoba update Instagram ini.

Dengan fitur Nonaktifkan Layanan Teknologi Meta, Meta memberi pengguna Instagram kemampuan untuk mengambil kendali dengan mencegah platform melacak aktivitas online mereka.

Perkembangan ini merupakan upaya Meta untuk mengatasi kekhawatiran tentang penggunaan data pengguna dan perjanjian privasi yang menyesatkan.

Selain itu, pengguna Instagram dapat melihat daftar perusahaan yang membagikan datanya dengan Meta dan memilih untuk tidak ikut serta atau menghapus informasi yang dikumpulkan sesuai keinginan mereka.

Menurut Meta, Teknologi Aktivitas di Luar Meta memungkinkan pengguna mengontrol bagaimana informasi pihak ketiga yang dikirimkan kepada kami ditautkan ke akun Facebook dan Instagram mereka.

Pengguna dapat dengan cepat memeriksa perusahaan mana yang berbagi data dengan Meta, memilih keluar dari perusahaan tertentu untuk menyesuaikan kembali pengalaman mereka, atau menghapus data seluruhnya.

 

 

Sumber & Foto: Dari berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Apps & Games

Unbox.id – Instagram dikenal karena menguji metode “Istirahat Iklan” baru. Metode ini tidak memungkinkan pengguna melewatkan iklan begitu saja. Dengan metode live advertising yang...

Tech Industry

Unbox.id – Spanyol memblokir Meta untuk meluncurkan fitur-fitur yang berfokus pada pemilu di Facebook dan Instagram. Otoritas perlindungan data Agencia Española de Protección de...

Artikel

Last updated on 8 Juni, 2024 Unbox.id – Instagram adalah salah satu platform media sosial paling populer di dunia saat ini. Pada tahun 2021,...

Tech Industry

Unbox.id – Aplikasi media sosial Meta, Instagram, baru-baru ini meningkatkan fitur-fiturnya untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Fitur yang ditingkatkan adalah Notes. Sekadar informasi, Instagram meluncurkan...