Connect with us

Hi, what are you looking for?

Tech Industry

AS Akan Kasih Dana Subsidi Rp 157 Triliun ke Intel

Intel Company_1a
Intel Company. (Sumber: CNET)

Unbox.id – Pemerintah AS disebut-sebut sedang mempertimbangkan untuk memberikan subsidi lebih dari USD 10 miliar atau setara sekitar Rp 157 triliun kepada Intel Corp. Menurut laporan Bloomberg News yang dikutip Reuters, negosiasi sedang dilakukan sehingga program subsidi Intel kemungkinan akan mencakup pinjaman dan hibah langsung. Mengenai masalah ini, Departemen Perdagangan AS yang mengawasi pencairan dana CHIPS Act dan Intel menolak berkomentar. Asal tahu saja, CHIPS Act adalah undang-undang yang dirancang untuk memperkuat daya saing, inovasi, dan keamanan nasional Amerika.

Hibah Dari Departemen Amerika Serikat

Intel Company_2b

Intel Company. (Sumber: ZDNET)

Departemen tersebut mengumumkan dua hibah yang lebih kecil berdasarkan UU CHIPS, dan Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo mengatakan pihaknya berencana untuk mendanai program pemerintah senilai $39 miliar dalam waktu dua bulan untuk meningkatkan produksi semikonduktor.

Dana Semikonduktor dimaksudkan untuk mensubsidi manufaktur chip dan investasi rantai pasokan terkait, dengan imbalan membantu membangun pabrik dan meningkatkan produksi.

Intel berencana menghabiskan puluhan miliar dolar untuk mendanai pabrik chip di lokasi lama di Arizona dan New Mexico, serta lokasi baru di Ohio yang menurut perusahaan Silicon Valley dapat menjadi pabrik chip terbesar di dunia.

Penundaan Pembangunan Pabrik Chip

Namun, Wall Street Journal melaporkan awal bulan ini bahwa Intel berencana menunda penyelesaian pabrik di Ohio hingga tahun 2026 karena pasar chip yang melambat dan lambatnya penyaluran dana federal.

Masih belum jelas apakah aliran modal tahun ini akan membanjiri tahun ini. atau tidak. Akankah dolar federal mempercepat proyek-proyek ini lagi, atau akankah rencana Perusahaan Manufaktur Semikonduktor Taiwan, yang memiliki pabrik chip yang sedang dibangun di Arizona, juga akan tertunda? Atau tidak? Begitu juga Micron dan Samsung Electronics

Israel Hibahkan Dana Rp 49 Triliun ke Intel untuk Buat Pabrik Chip

Sebelumnya, pemerintah Israel setuju untuk memberikan dana hingga 3,2 miliar USD atau setara dengan sekitar Rp 49 triliun kepada Intel untuk membangun pabrik chip baru senilai 25 miliar USD (sekitar Rp 386 ribu miliar) di Israel selatan.

Jumlah tersebut setara dengan 12,8 miliar USD. % dari total nilai pabrik chip yang akan dibangun. Pabrik baru yang diberi nama Fab 38 ini diperkirakan akan dibuka pada tahun 2028 dan beroperasi hingga tahun 2035.

Pendanaan sebesar $3,2 miliar dari pemerintah Israel ini akan membantu Intel untuk terus meningkatkan kapasitas produksi chipnya dalam skala yang lebih besar. Demikian dikutip dari Gizchina. Investasi ini dilakukan ketika pasar semikonduktor global sedang mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Memang benar, permintaan akan teknologi semikonduktor canggih juga semakin meningkat. Dengan berinvestasi pada fasilitas baru di Israel, Intel mencoba memanfaatkan pertumbuhan ini. Selain itu, Intel juga berusaha mempertahankan posisinya sebagai produsen semikonduktor terkemuka dunia.

Intel sendiri memiliki sejarah panjang dengan Israel. Perusahaan chip Amerika ini telah hadir di Israel sejak tahun 1974.

Baca juga: Prosesor Intel Core Gen 14 Buat Mobile Dan Desktop Diluncurkan Di CES 2024

Bukan Pabrik Pertama Intel di Israel

Intel Company_3c

Intel Company. (Sumber: The Verge)

Perusahaan saat ini mengoperasikan empat pabrik dan fasilitas pengembangan di Israel. Hal ini termasuk membangun pabrik di Kiryat Gat, Israel, yang diberi nama Fab 28.

Fab 28 merupakan pabrik yang memproduksi teknologi Intel 7 dan chipset 10 nanometer. Pabrik tersebut mempekerjakan sedikitnya 12.000 orang di Israel. Secara tidak langsung, Intel akan mempekerjakan tambahan 42.000 orang di Israel melalui kehadiran pabrik dan fasilitas barunya. Juni lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa Intel akan membangun pabrik chipset senilai $25 miliar di negara tersebut. Lantas, apa keuntungan Israel mensubsidi Intel untuk membangun pabrik di wilayahnya?

Masih dari sumber yang sama, seharusnya pabrik chip Intel di Israel memberikan tarif Israel kepada perusahaan hingga 7,5% di atas pajak perusahaan Israel. Tarif standarnya adalah 23%. Hal ini sesuai dengan hukum Israel untuk mendorong investasi di sektor pembangunan negara tersebut.

Tarif pajak yang lebih rendah ini dimaksudkan untuk menarik lebih banyak perusahaan untuk berinvestasi di Israel dan menciptakan lapangan kerja bagi warga Israel. Selain itu, bagi Intel, komitmennya untuk berinvestasi di Israel menunjukkan kemampuan Israel untuk mengamankan investasi asing setelah serangan di Gaza.

 

 

Sumber & foto: Dari berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Apple

Unbox.id – Belakangan ini, iPhone SE 4 sedang ramai diberitakan. Kabar terkini menunjukkan bahwa Samsung telah menolak tawaran Apple untuk memproduksi panel OLED untuk...

Software

Unbox.id – Pemerintah Tiongkok telah mengeluarkan pedoman yang melarang penggunaan prosesor AMD dan Intel. Menurut Financial Times, seperti dikutip Engadget, larangan prosesor AS menandai...

Review Produk

Jakarta, Unbox.id – Lenovo GeekPro Gaming Desktop 2024 telah rilis di negara asalnya, Tiongkok. Produk tersebut memiliki beberapa tambahan baru pada jajaran mesin gaming...

Review Produk

Jakarta, Unbox.id – Pada bulan Januari lalu, perusahaan teknologi asal Korea Selatan, Samsung telah meluncurkan laptop seri Galaxy Book 4. Peluncuran perangkat laptop ini...