Connect with us

Hi, what are you looking for?

Tech Industry

YouTube DPR RI Diretas Dengan Modus Defacement

Youtube DPR RI Diretas_1a
Youtube DPR RI Diretas. (Sumber: Radar Bekasi)

Unbox.id – Beberapa waktu lalu, YouTube DPR RI diretas sehingga memaksa saluran tersebut menayangkan acara perjudian online selama beberapa jam. Pakar keamanan siber sekaligus Presiden dan Direktur PT ITSEC Asia Tbk, Andri Hutama Putra mengungkapkan, kejadian yang menimpa saluran ini bukanlah kasus yang jarang terjadi. Metode peretasan ini disebut dengan “defacement” atau “defacement”, khususnya tindakan merusak atau meretas tampilan luar sesuatu, untuk menyampaikan pesan atau mengganggu pengoperasian normal sesuatu. Dalam siaran persnya, Andri mengatakan di dunia digital, vandalisme kerap terjadi pada akun media sosial, website, bahkan data pribadi. Peretasan perusakan wajah dapat mengganggu bisnis digital, merusak reputasi dan privasi, dan bahkan mengancam keamanan.

Bagaimana Bisa Terjadi?

Youtube DPR RI_2b

Youtube DPR RI. (Sumber: Jenggal ID)

“Dalam kasus-kasus saat ini, vandalisme sering dilakukan dengan tujuan merusak reputasi atau menyampaikan pesan yang bertujuan untuk mendiskreditkan suatu organisasi atau perusahaan,” kata Andri.

Kejahatan dunia maya seperti ini bisa sangat merusak dan berdampak pada citra dan bahkan kinerja organisasi. Andri juga menegaskan, saat ini keamanan siber telah menjadi salah satu aspek penting dalam operasional suatu organisasi atau perusahaan.

Seperti yang dijelaskan nanti, penghancuran antarmuka dapat terjadi ketika peretas menangkap atau memperoleh akses tidak sah ke target melalui kekerasan, phishing, atau kredensial. Setelah memperoleh akses, peretas dapat mengubah konten, tampilan, atau kinerja situs web atau akun.

Selain itu, peretas juga dapat merusak situs web dengan mengganti konten asli dengan pesan, gambar, atau kode berbahaya yang mengandung malware.

Yang Harus Dilakukan untuk Lindungi Akun Digital

ITSEC Asia juga menyediakan sejumlah cara bagi organisasi atau bisnis untuk melindungi akun digitalnya agar tidak mudah diretas. Saat mengelola akun digital seperti situs web atau jejaring sosial di organisasi atau bisnis, mengembangkan dan menerapkan SOP yang ketat penting untuk keamanan siber.

Ingatlah bahwa kebocoran bisa datang dari karyawan atau anggota organisasi. Menetapkan prosedur operasi standar (SOP) yang ketat untuk pengelolaan akun digital, termasuk pengaturan otorisasi, instruksi login, dan manajemen risiko.

Penting juga untuk mensosialisasikan SOP ini kepada seluruh karyawan sesuai dengan perannya masing-masing, karena pelanggaran keamanan dapat timbul dari berbagai jenis masukan. Penjahat dunia maya menggunakan teknik kompleks seperti serangan Brute Force atau serangan kamus untuk memecahkan kata sandi atau kata sandi yang lemah.

Kata sandi yang kuat terdiri dari kombinasi huruf besar dan kecil, angka, dan karakter khusus sehingga lebih sulit ditebak dan dipecahkan. Mengubah kata sandi secara berkala juga penting untuk menjaga keamanan akun. Ubah kata sandi Anda secara berkala, setidaknya setiap 3 hingga 6 bulan.

Tips Perlindungan Lainnya

Otentikasi dua faktor (2FA) penting karena dapat menambah lapisan keamanan ekstra pada akun. Bahkan jika seseorang mencuri kata sandi Anda, mereka tidak akan dapat mengakses akun tersebut tanpa faktor kedua, seperti kode satu kali.

2FA juga mengurangi risiko serangan Brute Force dan mempersulit peretas untuk mengakses akun. Saat mengelola situs web atau jejaring sosial suatu organisasi, sangat penting agar petunjuk penggunaan perangkat tidak berisiko diretas.

Pastikan komputer, ponsel, dan perangkat Anda lainnya selalu diperbarui dengan patch keamanan terbaru dan perangkat lunak antivirus untuk mencegah infeksi malware. Organisasi harus dapat memastikan bahwa pengelola akun menggunakan perangkat dengan benar saat masuk ke akun digital organisasi.

Baca juga: Pembaruan Google Maps Tampilkan Desain Antarmuka Mirip Apple Maps

Kominfo Hubungi Google

Sebelumnya, Kementerian Informasi dan Komunikasi (Kominfo) mengungkapkan pihaknya telah menghubungi Google untuk menyelesaikan persoalan akun YouTube DPR Indonesia yang diretas.

Pernyataan Kominfo tersebut disampaikan Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika, melalui update informasi terkini mengenai pengelolaan perjudian online di Indonesia.

Seperti diketahui, Rabu lalu channel YouTube DPR RI tiba-tiba berganti dan menayangkan live slot game atau permainan judi online.

Terkait peretasan akun kanal Youtube DPR RI, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah meminta Google untuk menutup sementara akun kanal Youtube DPR RI guna mencegah dampak peretasan semakin meluas, kata lembaga tersebut dan pria yang dikenal sebagai Semmy.

 

 

Sumber & Foto: Dari berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Social Media

Unbox.id – Pada Januari 2024, layanan YouTube Premium dan Musik memiliki lebih dari 100 juta pelanggan, termasuk uji coba gratis. Ini mewakili peningkatan 20...

Tech Industry

Unbox.id – Penyedia sertifikasi elektronik Indonesia Vida diakui di seluruh dunia untuk keamanan biometrik. Akreditasi ini diberikan oleh Studi Keamanan Biometrik Institut Standar dan...

Tech Industry

Unbox.id – Biasanya sebagian masyarakat masih meneruskan tradisi memberi bingkisan saat Natal dan Tahun Baru, tidak hanya kepada teman dekat dan sanak saudara saja,...

Tech Industry

Unbox.id – Pernahkah Anda membaca headline yang mengandung unsur clickbait? Judulnya eksplosif dan mengundang rasa penasaran, padahal isinya belum tentu sama. Situs clickbait ini...