Connect with us

Hi, what are you looking for?

Tech Industry

Microsoft Mau Beri Pelatihan AI ke 2 Juta Pekerja di India

AI Microsoft_1a
AI Microsoft. (Sumber: The Analytico)

Unbox.id – Microsoft merupakan salah satu perusahaan yang aktif mengembangkan AI sehingga teknologi ini dapat membantu meningkatkan produktivitas. Menyadari bahwa teknologi kecerdasan buatan tidak dapat diakses oleh semua orang, CEO Microsoft Satya Nadella baru-baru ini menyebutkan rencana perusahaan untuk memberikan pelatihan AI kepada masyarakat India. Hal itu diungkapkannya pada acara CEO Connection yang diadakan di Mumbai, India. Mengutip Gizchina, Satya Nadella menyatakan perusahaannya ingin melayani setidaknya dua juta orang di India. Langkah ambisius Microsoft mencakup pelatihan keterampilan AI kepada 2 juta orang di India setidaknya pada tahun 2025. Inisiatif ini disebut Advanta(i)ge India. Ini adalah bagian dari upaya Program Keterampilan Kerja Microsoft. Program ini juga merupakan bagian dari prinsip AI yang Bertanggung Jawab milik perusahaan. Program pelatihan AI ini juga bertujuan untuk memperluas pemahaman masyarakat India tentang kecerdasan buatan di seluruh negeri untuk pembangunan inklusif.

Jadikan India Bangsa AI First

AI Microsoft_2b

AI Microsoft. (Sumber: Trade Algo)

Microsoft menyatakan ingin mendukung transformasi di India dan menjadikan negara tersebut pemimpin dalam bidang AI. Nadella juga menyoroti bagaimana Copilot dapat meningkatkan produktivitas dalam bekerja.

Dia menambahkan bahwa penelitian menunjukkan bahwa pengguna awal Copilot untuk Microsoft 365 kini menyelesaikan tugas 29% lebih cepat dibandingkan hanya menulis dan merangkum konten.

Faktanya, menurut bos Microsoft, beberapa organisasi di India meningkatkan kemampuan AI untuk meningkatkan produktivitas.

Inisiatif AI Microsoft di India

Berikut inisiatif AI Microsoft di India:

  • Kemitraan untuk Pelatihan, di mana Microsoft akan bermitra dengan pemerintah dan 10 negara bagian untuk melatih 500.000 mahasiswa di institusi pendidikan tinggi. Perusahaan juga telah berkolaborasi dengan Kementerian Pengembangan Skill dan Kewirausahaan untuk inisiatif ini.
  • Training AI Mendalam: Program ini akan menghadirkan training atau pelatihan mendalam tentang AI kepada 100.000 perempuan muda serta pelatihan skill teknis untuk 100.000 pegawai pemerintah. Training ini akan dijalankan melalui kemitraan dengan pemerintah, LSM, dan bisnis di India.
  • Kesadaran dan Koferensi: Microsoft akan meningkatkan awareness masyarakat tentang kecerdasan buatan yang bertanggung jawab serta pekerjaan terkait kecerdasan buatan untuk 400.000 siswa. Microsoft juga mau membantu 250.000 pejabat pemerintah memahami AI generatif dengan lebih baik. Bukan hanya itu, Microsoft akan mengadakan konferensi bagi 2.500 LSM untuk memanfaatkan kecerdasan buatan dalam pekerjaan mereka, melalui kolaborasi dengan Linkedin.

Baca juga: Microsoft Copilot Bakal Punya Tombol Khusus Di Keyboard Windows 11

Copilot Dipakai di 75 Juta Perangkat di Dunia

Microsoft Copilot_3c

Microsoft Copilot. (Sumber: TechFinitive)

Sementara itu, mesin AI Microsoft, Copilot AI, telah sukses sejak diluncurkan pada Windows 11 pada Oktober 2023 dan Windows 10 pada Desember 2023. CEO Microsoft Satya Nadella mengatakan Copilot AI telah diterima dengan hangat oleh lebih dari 75 juta perangkat di seluruh dunia. dalam waktu kurang dari tiga bulan.

Nadella juga mengungkapkan bahwa Copilot membantu meningkatkan produktivitas pengguna. Mengutip Gizchina, kecerdasan buatan atau AI umum seperti Copilot mampu meningkatkan produktivitas hingga 70%.

Nadella mengungkapkan bahwa pesatnya adopsi Copilot menunjukkan pengaruh kecerdasan buatan dalam mengubah cara kerja manusia. Satya Nadella menekankan pentingnya AI, mengutip studi dan laporan eksternal yang menyoroti bahwa peningkatan produktivitas yang signifikan dapat dicapai melalui integrasi AI ke dalam tugas-tugas tertentu.

Sementara itu, dampak Copilot terhadap pengguna Microsoft 365 sangatlah signifikan, dengan pengguna awal menunjukkan peningkatan produktivitas sebesar 29% dalam berbagai tugas, termasuk penelitian, penulisan, dan pengeditan.

Nadella juga mengungkapkan bahwa kesuksesan Copilot tidak berhenti pada pengguna individu saja. Alasannya adalah perusahaan besar seperti Dentsu, Honda, dan Pfizer telah menerapkan alat AI ini untuk digunakan oleh karyawannya yang memberikan dampak tersendiri.

 

 

Sumber & Foto: Dari berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Apps & Games

Jakarta, Unbox.id — Adobe kembali meluncurkan alat unik yang mereka sebut sebagai Project Music GenAI Control. Sebuah alat yang mampu mengubah teks menjadi musik...

Tech Industry

Unbox.id – CEO Apple Tim Cook baru-baru ini mengirimkan pesan ke Wall Street. Ia yakin tahun ini Apple akan melakukan inovasi dalam hal penciptaan...

Apps & Games

Jakarta, Unbox.id — Publik telah akrab dengan asisten virtual seperti Siri, Alexa, dan Google Assistant, akan tetapi tidak dengan buatan Tecno. Perusahaan tersebut kini...

Apps & Games

Jakarta, Unbox.id — Baru-baru ini, Elon Musk tengah menggugat perusahaan pengembang kecerdasan buatan OpenAI. Tokoh yang mendirikan SpaceX tersebut menuntut OpenAI untuk membuka suara...