Connect with us

Hi, what are you looking for?

Tech Industry

Elon Musk Sebut AI akan Gantikan Pekerjaan Manusia

Elon Musk AI_1a
Elon Musk AI. (Sumber: Reddit)

Unbox.id – Miliarder sekaligus bos beberapa perusahaan teknologi, Elon Musk, kembali berbicara tentang teknologi kecerdasan buatan atau yang dikenal dengan kecerdasan buatan. Kali ini, orang yang baru saja meresmikan Starlink di Bali ini mengungkapkan bahwa kecerdasan buatan atau AI mampu menangani segala jenis pekerjaan. “Mungkin tidak ada di antara kita yang akan memiliki pekerjaan,” kata Elon Musk pada konferensi teknologi tentang AI, seperti dikutip CNN.

Tidak Berdampak Negatif

Kecerdasan Buatan AI_2b

Kecerdasan Buatan AI. (Sumber: JAIN Online)

Namun, menurutnya, hal tersebut tidak selalu berdampak negatif di masa depan, bekerja akan menjadi pilihan. Dengan cara ini, seseorang dapat melakukan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kesukaannya. Elon Musk juga mengatakan AI dan robot akan menyediakan berbagai barang dan jasa yang diinginkan masyarakat. Untuk mencapai skenario ini, ia berbicara tentang perlunya pendapatan global yang tinggi.

Sayangnya, Elon Musk tidak merinci bagaimana skenario tersebut akan menjadi kenyataan. Meski demikian, Musk meyakinkan tidak akan ada kekurangan barang dan jasa. Pasalnya, kemampuan AI meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, regulator, dunia usaha, dan konsumen masih mempertimbangkan bagaimana menggunakan teknologi ini secara bertanggung jawab.

Kekhawatiran juga terus meningkat mengenai bagaimana berbagai industri dan pekerjaan akan berkembang seiring dengan kemajuan AI di pasar. Sebuah laporan dari Laboratorium Ilmu Komputer dan Kecerdasan Buatan MIT menunjukkan bahwa adopsi AI di tempat kerja jauh lebih lambat daripada perkiraan dan ketakutan beberapa orang.

Laporan tersebut juga menyatakan bahwa sebagian besar pekerjaan yang rentan terhadap AI pada saat itu tidak akan menguntungkan secara ekonomi bagi perusahaan yang menerapkan otomatisasi.

Banyak pekerjaan yang memerlukan kecerdasan emosional tingkat tinggi dan interaksi manusia tidak akan digantikan oleh AI, kata para ahli. Contohnya termasuk pekerja kesehatan mental, pekerja kreatif, dan guru.

Batasi Jumlah Media Sosial

Elon Musk secara terbuka menyatakan keprihatinannya tentang kecerdasan buatan (AI). Dalam pidato pembukaannya hari Kamis, dia menyebut teknologi sebagai ketakutan terbesarnya.

Dia mengutip “Seri Budaya” karya Ian Banks. Buku ini merupakan fiksi, visi utopis tentang masyarakat yang didorong oleh teknologi canggih, penggambaran paling realistis, dan “imajinasi terbaik AI masa depan”.

Namun Namun, di dunia pengangguran di masa depan, Musk bertanya-tanya apakah orang akan merasa emosional terpenuhi. Dia berkata: “Pertanyaan yang sangat penting: Jika komputer dan robot dapat melakukan sesuatu lebih baik daripada manusia, apakah hidup kita memiliki arti?”

Musk percaya bahwa mungkin masih ada peran manusia dalam hal ini, jadi yang dapat dipahami manusia didukung oleh kecerdasan buatan. Selain itu, ia mendorong orang tua untuk membatasi jumlah media sosial yang dapat diakses anak-anak, karena media sosial diprogram oleh AI yang berupaya memaksimalkan produksi dopamin.

Baca juga: Elon Musk Bakal Rilis Aplikasi X Twitter Di Smart TV

Starlink Bantu Indonesia Tangkap Kapal Rusia

Starlink Company_2b

Starlink Company. (Sumber: ET Telecom)

Sementara itu, kegembiraan atas kehadiran Starlink masih terus bergema. Belum lama ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengaku mendapat bantuan dari layanan jaringan satelit Starlink milik Elon Musk. Layanan internet satelit ini dapat melindungi wilayah perairan Indonesia. Menteri Trenggono mengatakan, layanan Starlink diuji di kapal pengintai.

Salah satunya saat membantu identifikasi dua kapal asing berbendera Rusia, Run Zeng 05 dan Run Zeng 03, saat berlabuh di Teluk Pelabuhanratu, Kabupaten asal Sukabumi.

“Kemarin kami menangkap Run Zeng menggunakan Starlink. Kemarin kami menangkap kapal Run Zeng pencuri ikan, Run Zeng 3 di Arafura (laut),” kata Trenggono saat ditemui dalam salah satu rangkaian acara World Water Forum. ke -10 di Nusa Dua Bali.

Penggunaan Starlink saat ini masih digunakan untuk kapal pengawasan untuk komunikasi dan perekaman video. Pemerintah juga mempertimbangkan untuk memperluas penggunaannya pada kapal penangkap ikan, namun masih terkendala oleh biaya.

“Masalahnya di kapal nelayan kecil, peralatannya masih mahal, ini yang kita minta apakah bisa lebih murah,” ujarnya.

 

 

Sumber & Foto: Dari berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Tech News

Unbox.id – Microsoft resmi memperkenalkan Project Solara, sebuah platform baru yang dirancang untuk mendukung perangkat berbasis AI agent. Diumumkan oleh Applied Sciences Group Microsoft,...

Tech News

Raksasa semikonduktor Qualcomm menghadirkan satu produk chipset terbaru. Perusahaan yang sebelumnya terkenal dengan chipset Snapdragon ini baru saja menghadirkan Dragonfly yang menyasar pasar Data...

Tech News

Unbox.id – Google resmi memperkenalkan lompatan besar dalam ekosistem AI lewat Google I/O 2026. Perusahaan kini membawa Gemini ke level baru sebagai agentic AI,...

Tech News

Unbox.id – Amazon memperkenalkan fitur baru bernama Alexa Podcasts yang memungkinkan pengguna membuat episode podcast berbasis AI hanya lewat perintah suara. Fitur ini menjadi...