Whatsapp dan WHO Berkerja Sama Melawan Penyebaran Hoaks Covid-19

Jakarta, Unbox.idCorona, virus yang membuat geger dunia karena kecepatan penyebarannya, telah membuat panik masyarakat. Ditambah dengan adanya berita bohong yang menyebar melalui media sosial juga ikut memperkeruh suasana.

Untuk itu kini Whatsapp memutuskan berkerja sama dengan World Health Organization (WHO) untuk memberantas penyebaran berita bohong di Whatsapp.

Fitur yang ditambahkan oleh pihak Whatsapp adalah memungkinkan pengguna WhatsApp untuk menerima informasi tentang Coronavirus langsung dari WHO sendiri, sebagai pembanding pesan-pesan yang diteruskan yang kadang terbukti tidak akurat kebenarannya.

Menurut Will Cathcart, yang menjalankan WhatsApp, pihak WHO telah menyampaikan bahwa mereka sudah memiliki lebih dari satu juta orang yang mendaftar walaupun belum mengumumkannya. “Tampaknya ada banyak selera dari orang-orang tentang cara mendapatkan informasi yang baik, akurat dan kami senang melakukan apa yang dapat kami lakukan untuk membantu,” imbuh Cathcart.

Berikut adalah beberapa anjuran yang diberikan oleh pihak Whatsapp kepada seluruh pengguna aplikasi chatting mereka di seluruh dunia:

  • Hubungkan dari jarak jauh

Gunakan fitur dari WhatsApp, seperti grup, panggilan suara, dan video untuk tetap terhubung dan memberikan dukungan kepada orang yang dicintai meskipun Anda mungkin tidak dapat berada di tempat yang sama.

  • Pilih sumber informasi yang dapat diandalkan

Terhubung dengan organisasi lokal, nasional, dan global. Beralihlah ke sumber yang tepercaya, seperti Organisasi Kesehatan Dunia atau kementerian kesehatan nasional Anda, untuk informasi dan pedoman terbaru.

  • Bantu mencegah penyebaran gosip

Pikirkan tentang pesan yang Anda terima, karena tidak semua yang Anda kirim tentang Coronavirus akurat. Verifikasi fakta dengan sumber resmi tepercaya atau pemeriksa fakta. Jika Anda tidak yakin sesuatu itu benar, jangan teruskan.

Tinggalkan Balasan