Connect with us

Hi, what are you looking for?

Tech News

Qualcomm Hadirkan Dragonfly, Chipset Terbaru Untuk Pasar Data Center

Raksasa semikonduktor Qualcomm menghadirkan satu produk chipset terbaru. Perusahaan yang sebelumnya terkenal dengan chipset Snapdragon ini baru saja menghadirkan Dragonfly yang menyasar pasar Data Center yang terhubung dengan sistem AI canggih.

Melansir Gizmochina, Selasa (2/6/2026), chipset Dragonfly ini pertama kali diperkenalkan di acara pameran teknologi tahunan COMPUTEX 2026 di Taipei, Taiwan. Kemunculan chipset Dragonfly ini diumumkan langsung oleh CEO Snapdragon, Cristiano Amon.

Merek Dragonfly ini nantinya akan menaungi seluruh ekosistem produk masa depan Qualcomm yang berfokus pada kebutuhan pusat data. Diantaranya seperti prosesor server (CPU), akselerator bertenaga AI, serta proyek custom silicon yang dikembangkan melalui kolaborasi strategis dengan berbagai mitra industri.

Chipset Dragonfly ini akan memperluas portofolio Qualcomm di industri teknologi dunia. Selama ini, mereka dikenal sebagai perusahaan yang membuat chipset Snapdragon untuk smartphone. Produk chipset Snapdragon ini sekarang banyak diandalkan oleh berbagai brand smartphone global.

Bahkan mereka sudah merambah ke dunia PC dengan menghadirkan chipset Snapdragon X. Dan masuknya Dragonfly ini Qualcomm melancarkan penetrasi yang jauh lebih agresif langsung ke jantung komputasi awan dan infrastruktur AI secara global.

Dalam presentasinya, Cristiano menyebut bahwa Qualcomm saat ini sudah mulai menjalin kerja sama erat dengan sejumlah penyedia layanan skala besar dan mitra industri utama untuk menggarap proyek-proyek berbasis Dragonfly. Namun Qualcomm masih memilih untuk menyimpan rapat informasi detail mengenai spesifikasi produk maupun model chip pertama yang akan diluncurkan di bawah bendera Dragonfly ini.

Ia menambahkan, chipset Dragonfly ini nantinya bisa menguasai seluruh teknologi computing stack. Mulai dari perangkat keras di tingkat pengguna akhir atau edge devices, hingga infrastruktur superkomputer di balik layar yang menggerakkan layanan AI generatif modern.

Qualcomm dijadwalkan juga akan memaparkan rincian proyek konkret mengenai Dragonfly ini. Nantinya mereka akan memberi presentasi lanjutan dalam acara Investor Day mereka yang akan digelar pada 24 Juni 2026.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Tech News

Google secara resmi memperkenalkan inovasi terbaru dalam teknologi AI  yaitu Gemini 3.5 Live Translate. Model AI ini dirancang khusus untuk melakukan penerjemahan langsung speech-to-speech...

Tech News

Unbox.id – Microsoft resmi memperkenalkan Project Solara, sebuah platform baru yang dirancang untuk mendukung perangkat berbasis AI agent. Diumumkan oleh Applied Sciences Group Microsoft,...

Tech News

Unbox.id – Google resmi memperkenalkan lompatan besar dalam ekosistem AI lewat Google I/O 2026. Perusahaan kini membawa Gemini ke level baru sebagai agentic AI,...

Tech News

Unbox.id – Amazon memperkenalkan fitur baru bernama Alexa Podcasts yang memungkinkan pengguna membuat episode podcast berbasis AI hanya lewat perintah suara. Fitur ini menjadi...