Review Razer Phone 2, Gaming Smartphone Terbaikkah?

Jakarta, unbox.id – Smartphone Razer Phone 2 baru saja dirilis. Ini mungkin menarik minat para gamer untuk bisa mencobanya atau bahkan memilikinya karena ia merupakan sebuah perangkat kecil baru yang menawarkan kenyamanan tersendiri dalam pengalaman bermain game favorit. Ya, ia dinilai merupakan perbaikan yang jauh lebih baik dari generasi sebelumnya. Untuk itulah, kami tertarik dalam mengulasnya dari apa yang kami ketahui sejauh ini tentang perangkat gaming smartphone terbaru ini. Sebelum sedikit mereviewnya, kami akan memberikan spesifikasi utamanya.

Baca juga – Juni, Asus Siap Luncurkan Smartphone Gaming ROG?

Spesifikasi Razer Phone 2

Body : 158.5 x 78.99 x 8.5mm, 220 grams CNC machined aluminum unibody, Gorilla glass back; IP67 water resistance

Screen : 5.72″ IGZO IPS Ultramotion LCD, 1,440×2,560px resolution (16:9); wide color gamut, 120Hz refresh rate; 580nit max brightness

Chipset : Snapdragon 845 chipset: octa-core Kryo 385 CPU (4×2.8GHz + 4×1.7GHz); Adreno 630 GPU

Memory : 8GB LPDDR4X RAM, 64GB V4 UFS inbuilt storage, microSD slot (up to 2TB)

OS : Android 8.1; Nova Launcher Prime Razer Edition

Rear camera : 12MP f/1.75 wide-angle, with OIS + 12MP f/2.6 telephoto, PDAF; dual-tone dual-LED flash; 2160p@60fps, 1080p@120fps video recording with stereo sound

Front camera : 8MP, f/2.0; 1080p@60fps video recording

Battery : 4,000mAh; QuickCharge 4+ support (proper charger included); Qi wireless charging

Connectivity : LTE Cat.18 download/ Cat.13 upload, Wi-Fi a/b/g/n/ac, Dual-band MIMO, 2×2 antennae, Bluetooth 5.0, NFC, USB Type-C

Misc : Fingerprint sensor embedded in power key, RGB Chroma logo on back, dual front-facing speakers, THX-certified dual amplifiers, 24-bit DAC, Dolby Atmos

Review Razer Phone 2

Berdasarkan spesifikasinya, ini merupakan salah satu tawaran yang sangat menarik dan hebat untuk sebuah gaming smartphone untuk saat ini. Namun ini masih terlau awal untuk mengatakannya karena ia baru dirilis dan belum banyak ‘tersentuh’. Razer Phone 2 memang sukses mengakomodasi kedua jempol dan setup speaker stereo yang kuat namun belum memberi jalan untuk tampilan yang trendi dan ekstra tinggi bagi smartphone gaming.

Meskipun begitu, kami menilai Razer Phone 2 ini tampak akrab, yang telah ditingkatkan dan disempurnakan dari generasi sebelumnya. Sebuah pengalaman yang sangat mirip dengan meng-upgrade GPU komputer Anda atau menukar konsol Anda untuk versi berikutnya.Yang kini menjadi  pertanyaannya adalah apakah peningkatannya cukup untuk memperbaiki semua atau setidaknya sebagian besar masalah yang kita bisa temukan pada Razer Phone?

Dan gamer merupakan sekelompok orang yang perfeksionis, maka itu tak heran bila Razer Phone 2 mendapat respons yang sangat positif untuk sementara ini. Namun ia juga luput dari beberapa kritikan yang membandingkannya dengan Asus ROG Phone, sebagai sesama produk gaming smartphone.

Satu hal yang sering muncul adalah bahwa Asus ROG memiliki port USB-C ekstra untuk aksesorinya dan jack headphone 3.5mm – ini sangat penting karena banyak pemain multi-game masih sangat bergantung pada obrolan suara untuk berkoordinasi dengan rekan timnya. Kelas berat PUBG dan Fortnite memiliki dukungan original untuk fitur obrolan suara-nya.

Tetapi Anda tentunya memerlukan koneksi latensi rendah untuk bermain game, jadi audio Bluetooth biasa tidak akan memotongnya, dan Anda harus membeli headphone pricier aptX Low Latency. Oke, oke, kami tidak akan mengubah ini menjadi kata-kata “bawa kembali audio jack!”. Namun, pada topik aksesori, beberapa dari Anda mungkin tidak puas dengan kontrol layar sentuh dan ingin menggunakan kontrol perangkat keras. Dan Razer rupanya telah memikirkan hal itu dengan menghadirkan aksesoris Raiju Mobile, yang merupakan alat pengontrol Bluetooth dengan klip untuk memegang telepon yang dibanderol sekitar USD$ 150. Selain itu, ada juga yang mengatakan ketidakyakinannya akan perfoma layar 120Hz Razer Phone 2. Namun, ini merupakan sesuatu yang perlu Anda alami sendiri – sebenarnya tidak ada cara untuk membuat ulang pengalaman pada monitor 60Hz dengan video 60fps.

Berdasarkan semua hal tersebut di atas, untuk sementara ini kami menilai bahwa Razer Phone 2 adalah entri yang tangguh untuk kelas gaming smartphone. Tetapi jika ponsel ini dapat menarik sebagian dari pemirsa non-game, itu akan menjadi sukses yang lebih besar bagi produsen Razer tentunya.

Tinggalkan Balasan