Connect with us

Hi, what are you looking for?

Tech Industry

Google dan Apple Kolaborasi Atasi Tracker Bluetooth

Apple Google_1ag
Kolaborasi antara Apple dan Google diharapkan bisa membuat alat untuk mengatasi kebutuhan Tracker Bluetooth yang lebih mumpuni. (Sumber: Computerworld)

Unbox.id – Google dan Apple secara resmi bermitra untuk meningkatkan keamanan penggunanya. Kedua raksasa teknologi tersebut telah merilis surat bersama dalam bentuk surat yang membahas masalah penyalahgunaan alat pelacak Bluetooth oleh penguntit. “Hari ini, Google dan Apple bersama-sama mengusulkan standar industri (baru) untuk membantu memerangi penyalahgunaan perangkat pelacak lokasi Bluetooth yang tidak diinginkan,” tulis Google dalam postingan blog resminya seperti dikutip dari Android Authority, Kamis, 3 Mei 2023. standar universal harus diterapkan di seluruh industri ke perusahaan mana pun yang memproduksi perangkat pelacakan Bluetooth. Aspek terpenting dari standar ini adalah sistem peringatan pada perangkat iOS dan Android.

Alat Pelacak Atau Tracker

Tracker Bluetooth_2b

Perangkat Tracker Bluetooth jadi salah satu jenis device yang menarik untuk penggunaannya dalam keseharian para penggunanya. (Sumber: The New York Times)

Sistem harus dapat mendeteksi dan memberi tahu pengguna ponsel ketika pelacakan yang tidak diinginkan terjadi melalui Bluetooth. Selain itu, produsen alat pelacak juga harus memberikan informasi tentang cara menemukan dan menonaktifkan alat tersebut.

Sebagai informasi, tracking device atau pelacak semacam ini sangat membantu pengguna untuk menemukan barang yang hilang. Namun tidak dapat disangkal bahwa fitur ini dapat disalahgunakan. Salah satunya jika perangkat tersebut digunakan oleh penguntit untuk mengetahui lokasi seseorang.

Kabar baiknya adalah beberapa perusahaan teknologi besar telah mendukung ide ini dari Google dan Apple. Perusahaan yang mendukungnya termasuk Samsung, Tile, Chipolo, eufy Security, dan Pebblebee.

Google dan Apple Cari Dukungan Untuk Wujudkan Standar Universal

Sementara itu, Google dan Apple dikabarkan sedang mencari pemimpin industri atau badan amal untuk membantu menciptakan standar tersebut. Sejauh ini, Jaringan Nasional Penghapusan KDRT telah menunjukkan dukungannya.

Hal ini berimplikasi pada keselamatan korban kekerasan, yang berisiko tinggi ditemukan oleh pelaku, sekalipun berhasil melarikan diri. Bagi mereka yang tidak terbiasa, Apple menawarkan perangkat pelacak Bluetooth komersial yang disebut AirTag.

Selain Apple, ada juga rumor bahwa Google sedang mengerjakan perangkat serupa. Rupanya, perangkat tersebut sedang dikembangkan dengan nama kode “grogu” atau “Baby Yoda”. Perangkat tersebut juga akan mulai dijual tahun ini.

Baca juga: Google Meet Dukung Video Call Resolusi 1080p

Peringatan di Android Untuk Hindari Mata-Mata

Tidak hanya melalui alat pelacak Bluetooth, pelecehan ilegal juga bisa dilakukan melalui ponsel. Hal ini tentunya lebih berbahaya karena smartphone merupakan barang yang hampir tidak pernah lepas dari tangan banyak orang.

Namun, tampaknya kebanyakan orang baru mulai menyadari bahwa berbagai jenis perangkat Android dan iPhone memiliki tanda atau simbol peringatan khusus yang tidak boleh diabaikan. Seiring dengan kecanggihan teknologi, beberapa pemilik smartphone mulai mewaspadai aplikasi berbahaya yang dapat memata-matai penggunanya melalui mikrofon dan kamera ponsel.

Itu sebabnya Google membuat indikator khusus di ponsel Android untuk memberi tahu Anda jika aplikasi mengakses mikrofon dan kamera. Bendera peringatan khusus di Android ditambahkan di Android 12 untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam hal perlindungan privasi. Tanda peringatan muncul di pojok kanan atas layar di panel notifikasi dan biasanya berwarna hijau.

Ikon mikrofon kecil atau ikon kamera kecil di Android menunjukkan bahwa aplikasi sedang menggunakan kamera atau mikrofon, atau mungkin keduanya. Misalnya, situs web resmi Samsung mengatakan Anda dapat mengeklik ikon peringatan perangkat Samsung untuk mempelajari lebih lanjut tentang aplikasi mana yang sedang mengakses mikrofon dan kamera.

Bendera ini memungkinkan pengguna Android dengan cepat mengabaikan aplikasi yang mungkin menggunakan data pribadi sehingga pemilik ponsel dapat mencabut akses kapan saja.

 

 

Sumber & Foto: Dari berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

TV, Audio/Video, Permainan & Perangkat Wearable

Jakarta, Unbox.id — Setelah beberapa waktu meluncurkan fitur multi view di aplikasi YouTube TV, kini fitur tersebut akan segera hadir di perangkat Android. Dengan...

Tech Industry

Unbox.id – Google baru saja merilis kode untuk Project Gameface, sebuah proyek inovatif yang memungkinkan pengguna ponsel cerdas mengontrol menggunakan ekspresi wajah. Setelah dipresentasikan...

TV, Audio/Video, Permainan & Perangkat Wearable

Unbox.id – Apple diperkirakan akan meluncurkan jam tangan pintar barunya tahun ini. Ada rumor yang menyebutkan jam tangan ini akan diberi nama Apple Watch....

Tech Industry

Unbox.id – Google telah merilis fitur baru untuk meningkatkan kemampuan chatbot AI miliknya, Gemini AI. Fitur tersebut diharapkan disebut Memori dan akan membantu Gemini...