Menkominfo: Semua Harus Bergerak Hadapi Maraknya Konten Negatif

indonesia technology forum

Menanggapi maraknya beragam konten negatif yang beredar di dunia maya dan begitu rentan untuk dikonsumsi masyarakat di Indonesia. Baru-baru ini, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara membeberkan sejumlah fakta dalam sebuah acara Indonesia Technology Forum.

Guna menanggulangi beragam konten negatif tersebut, Pemerintah melalui Kominfo ternyata sudah sejak 2015 berusaha untuk memfilter berbagai konten negatif yang berseliweran.

Selama dua tahun berjalan, Rudiantara mengaku bahwa beragam konten negatif masih mendominasi. Ia menuturkan bahwa 800.000 situs yang masuk kategori negatif list masih dominan. Sedangkan untuk kategori positif list baru terdapat sekitar 250.000 situs.

Namun Rudiantara optimis bahwa dalam dua sampai tiga tahun kedepan daftar konten positif yang dapat dikonsumsi masyarakat Indonesia akan terus bertambah.

“Rudiantara optimis bahwa dalam dua sampai tiga tahun kedepan daftar konten positif yang dapat dikonsumsi masyarakat Indonesia akan terus bertambah.”

“Saya yakin karena ini baru dua tahun, jadi mungkin mudah-mudahan dalam dua sampai tiga tahun kemudian jumlah positif listnya sudah melebihi negatif list,” tutur Rudiantara melalui sebuah video di Indonesia Technology Forum (28/8).

Rudiantara menjelaskan, positif list adalah situs-situs yang selayaknya diakses oleh umumnya dunia pendidikan baik di sekolah maupun di rumah. Sedangkan negatiflist adalah pornografi, perjudian, obat obat terlarang, narkoba, penipuan dan lainnya.

Untuk menanggulangi permasalahan ini, Rudiantara berharap peran serta dari semua lapisan masyarakat, dan tidak hanya bergantung pada Pemerintah serta Kominfo.

“Semua harus bergerak, tidak bisa hanya pemerintah namun masyarakat dari semua lapisan juga bertanggungjawab agar konten di Indonesia menjadi bersih.” jelas Rudiantara.

Tinggalkan Balasan