Connect with us

Hi, what are you looking for?

Tech Industry

Jack Dorsey Mundur dari CEO Twitter, Parag Menggantikan

Jack Dorsey
(sumber star insider)

Jakarta, Unbox.id – Salah satu pendiri Twitter Jack Dorsey mengumumkan secara mengejutkan bahwa ia mundur dari posisi CEO Twitter. Perusahaan media sosial buatannya ini akan dipimpin oleh mantan CTO Parag Agarwal yang akan menjadi CEO secara efektif secepatnya.

Pengumuman ini disampaikan oleh Jack sendiri lewat cutian di akun resminya. Ia mengumumkan “resign” dari perusahaan media sosial berlogo burung biru itu bersama dengan gambar email pengunduran dirinya.

Bersama dengan email ia, ia menuliskan nama Parag sebagai pengantinya, alasan pengundurannya dirinya, dan juga mengumumkan (secara tidak langsung) Bret Taylor sebagai ketua dewan yang baru.

3 Alasan Lengkap Jack Dorsey Mundur

Jack Dorsey mengawali emailnya dengan perjalanannya di perusahaan Twitter. Mulai dari sebagai co-founder menjadi CEO, kursi eksekutif, CEO interim, CEO lagi… Hingga sekarang, ia memutuskan sudah waktunya untuk hengkang dari perusahaan ini.

Pada dasarnya ia selalu percaya akan sangan membatas dan akan menjadi titik kegagalan bila sebuah perusahaan dipimpin oleh pendirinya. “Saya bekerja keras untuk menjaga perusahaan ini bisa lepas dari pendirinya.”

Alasan Jack memutuskan bahwa sekarang adalah waktu yang tepat ada 3, antara lain:

Parag menjadi CEO baru.

Alasan pertama Jack Dorsey akhirnya mengundurkan diri sekarang adalah karena dewan telah berdiskusi lama dan memvoting Parag sebagai penggantinya. Menurut Jack, Parag juga adalah pilihannya sebagai pengganti.

Baginya, Parag memahami perusahaan dan kebutuhan. Ia juga ikut terlibat dalam setiap keputusan penting yang membantu perusahaan berjalan. “Ia penuh rasa ingin tahu, suka bereksplorasi, rasiona, kreatif, mendorong untuk bekerja lebih keras, sadar diri, dan rendah hati.”

Jack juga mengakhiri alasan ini dengan mengungkapkan kepercayaan penuh dan mendalam pada Parag.

Bret Taylor adalah ketua dewan baru.

Jack menceritakan bahwa ia meminta bret bergabung dalam dewan setelah ia menjadi CEO dan telah bekerja dengan baik di posisinya. Bret disebut “mengerti enterpreneurship, mengambil resiko, perusahaan dalam skala besar, teknologi, produk, dan dia adalah teknisi.”

Semua ini dipercaya Jack dibutuhkan oleh perusahaan dan dewan serta memercayai Bret dapat memperkuat Dewan.

Baca juga: Fitur Streaming Belanja Langsung Twitter Akan Uji Coba

“Ketiga adalah kalian semua.”

Alasan ketiga ini, Jack mengambil contoh Parag yang mulai sebagia seorang teknisi kemudian menjadi CEO. Begitu juga dengan Jack, tetapi Parag “melakukannya lebih baik.”

Hal ini membuat Jack bangga dan ia juga percaya semua orang di perusahaan juga bisa membawa perusahaan menjadi lebih baik di masa depan.

Di akhir email, Jack juga menjelaskan Parag kan menjadi CEo mulai hari ini dan ia akan berada di dewan hingga sekiatr Mei nanti untuk membantu Parag dan Bret dalam transisi mereka. Setelah itu ia akan meninggalkan dewan untuk “memberi ruang kepada Parag yang dibutuhkannya untuk memimpin.”

Jack juga kembali menekankan ia percaya bahwa penting bagi perusahaan untuk lepas dari pendirinya.

Tentang Parag

Parag Agrawal

Parag Agrawal (sumber detik)

Parag memiliki nama lengkap Parag Agrawal, berusia 37 tahun dan sebelumnya menjabat sebagai Chief technical Officer sejak tahun 2017. Ia sudah ebkerjadi Twitter hampir satu dekade.

Parag sebelumnya mendapat tugas menemukan pemimpin untuk Project Bluesky yang ebrtujuan untuk meneliti dan meluncurkan standar desentralisasi dan terbuka untuk platform media sosial.

Proyek ini disebut Jack akan membantu perusahaan media sosial berkolaborasi bahaimana post dipromosika ke pengguna dan memberikan lebih banyak kontrol bagi pengguna tentang konten yang mereka lihat.

Parag juga mengadakan penelitian magang di AT&T, Microsoft, dan Yahoo sbeeum masuk ke Twitter. Sekarang CEO baru berusia 37 tahun ini memiliki misi untuk mencapai target internal Twitter.

Perusahaan ini sbeleumnya menyebut akan menargetkan 315 juta pengguna harian aktif untuk monetisasi di akhir tahun 2023 dan setidaknya melipatgandakan keuntungan tahunan di tahun tersebut.

 

Sumber dan foto: berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Oppo

Jakarta, Unbox.id – Oppo Find X5 dan Find X5 Pro akan resmi dirilis pada bulan Maret ini. Minggu lalu, seseorang telah membocorkan spesifikasi dari Find...

Microsoft

Jakarta, Unbox.id – Microsoft mulai mencoba untuk memproduksi barang dalam segmen hardware ataupun perangkat keras, yakni tablet. Belum lama ini, Microsoft baru saja merilis Microsoft Surface...

Handphone & Tablet

Jakarta, Unbox.id – Xiaomi dikabarkan sedang mengerjakan smartphone flagship seri Xiaomi MIX 5. Seri Xiaomi MIX 5 terdiri dari Xiaomi MIX 5 dan MIX 5...

OnePlus

Jakarta, Unbox,id – OnePlus 10 Pro adalah smartphone paling kuat yang bakal diumumkan di ajang CES 2022. Dalam pengumumannya, OnePlus mengatakan akan diluncurkan secara...