Kini Bisa Beriklan Di WhatsApp?

Unbox.id – WhatsApp, sebuah aplikasi chatting yang sudah sangat umum ada di ponsel setiap orang, menyampaikan kepada publik jika pengguna aplikasi chatting ini telah mencapai lebih dari dua miliar di seluruh dunia.

Pengakuan akan angka tersebut sangatlah luar biasa karena sangat jarang untuk sebuah perusahaan aplikasi chatting untuk mengungkapkan hal tersebut.

Pihak dari WhatsApp pun menambahkan, “Yang terdekat dengan kami yang berpotensi menantang WhatsApp adalah platform WeChat Cina, yang terakhir kami periksa adalah rumah bagi sekitar satu juta pengguna.“

WhatsApp juga dengan ini mengambil kesempatan ini untuk lebih mempertegas pentingnya enkripsi, karena semakin banyak orang yang menjadi pengguna maka semakin penting juga sebuah enkripsi. Perusahaan mereka berpendapat enkripsi yang kuat adalah kebutuhan dalam kehidupan modern. “Kami tidak akan berkompromi pada keamanan karena itu akan membuat orang kurang aman. Untuk perlindungan yang lebih banyak lagi, kami bekerja dengan para pakar keamanan top, menggunakan teknologi terkemuka di industri untuk menghentikan penyalahgunaan serta memberikan kontrol dan cara untuk melaporkan masalah – tanpa mengorbankan privasi. ”

WhatsApp yang merupakan sebuah platform chatting yang sangat besar sempat berpikir untuk mencantumkan iklan pada bagian WhatsApp status pada tahun ini, namun hal tersebt mendapatkan kritik keras dari banyak orang yang dikarenakan hal tersebut dapat merusak keamanan dan privasi setiap orang yang menggunakan WhatsApp.

Menurut info yang beredar, cara kerja iklan ini adalah dengan disisipkan di setiap sela status WhatsApp yang ada di ponsel pengguna dan pengguna dapat membuka iklan yang mereka suka dengan cara mengeklik iklan tersebut, kemudian pengguna akan arahkan menuju situs web pengiklan tersebut.

Informasi WhatsApp tentang akan mencantumkan iklan pada kolom status aplikasinya ini didapatkan dari sebuah postingan di Twitter Matt Navarra yang merupakan seorang konsultan media digital yang sudah sangat terkenal. Navarra sebelumnya pernah bekerja sama dengan Pemerintah sebagai pakar komunikasi digital di Inggris dan juga seorang direktur social media di TNW.

 

Tinggalkan Balasan