Connect with us

Hi, what are you looking for?

Social Media

Kominfo Ancam Blokir Google dkk Jika Tidak Melakukan Registrasi

Kominfo
Perwakilan Google angkat suara | foto: berbagai sumber

Jakarta, Unbox.id – Perusahaan mesin pencari yang paling besar di dunia saat ini, Google terancam mengalami pemblokiran dari Kominfo. Hal tersebut terkait dengan aturan terbaru mengenai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang ada di Tanah Air. Segala jenis layanan bagi pengguna yang ada di Indonesia terancam terputus jika Google tidak melakukan verifikasi sebelum sebelum batas waktu.

Hal ini mendapat tanggapan dan respon baik dari pihak manajemen Google di Indonesia yang mengungkapkan bahwa mereka akan taat aturan. Mereka akan mematuhi peraturan yang berlaku dan segera melakukan verifikasi pendaftaran ke dalam sistem Kominfo.

baca juga: Perbedaan dan Kelebihan Google Meet, Zoom, WhatsApp, Pilih Mana?

“Pihak kami telah memahami adanya pendaftaran sistem dan aturan Kominfo. Sesegera mungkin kami akan melakukan tindak lanjut yang baik guna menaati peraturan,” ungkap Google, Rabu (22/6).

Pada kesempatan sebelum ini, Dedy Permadi sang juru bicara Kominfo turut memberikan penjelasan bahwa semua PSE wajib melakukan registrasi. Registrasi tersebut meliputi PSE baik yang ada di dalam negeri maupun PSE dari luar negeri seperti Google dan Meta. Pendaftaran harus selesai paling akhir pada tanggal 20 Juli kedepan.

Google Akan Patuhi Kominfo Untuk Melakukan Pendaftaran

“Apabila ada PSE dalam ruang lingkup lokal atau asing yang belum menyelesaikan registrasi sebelum 20 Juli 2022, terancam diputus oleh Kominfo.” Begitulah pernyataan Dedy Permadi.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa perusahaan teknologi asal luar negeri yang sudah melakukan pendaftaran adalah TikTok dan LinkTree. Untuk PSE ruang lingkup lokal ada JnT, Traveloka, OVO, Tokopedia, dan Bukalapak.

Banyak penyedia sistem elektronik yang menancapkan cakarnya di dunia industri Tanah Air, seperti yang kita tahu, Google, Telegram, Garena, serta Meta. Mereka sudah menjadi kebutuhan tersendiri bagi sebagian masyarakat yang ada di Indonesia. Tentunya, jika layanan-layanan tersebut mengalami pemblokiran, sebagian masyarakat akan merasa rugi.

baca juga: 16 Juni 2022: Google Talk Resmi Pensiun Hari Ini

Namun, hingga saat ini hanya Google saja yang memberikan respon di antara perusahaan-perusahaan raksasa tersebut. PSE merupakan pihak yang memberikan layanan penyedia, pengelola atau pihak yang melakukan operasi sistem elektronik untuk berbagai keperluan penggunanya.

Menurut informasi dari laman Kominfo, pendaftaran yang harus mereka lakukan adalah mendata gambaran umum sistem operasi elektronik yang mereka miliki. Selain itu, mereka juga wajib untuk menjamin keamanan dari informasi sesuai dengan peraturan Undang-undang.

sumber: berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga

Apps & Games

Jakarta, Unbox.id – Instagram dikabarkan sedang menguji tampilan baru dimana rencananya akan memindahkan seluruh unggahan video pengguna ke platform Reels. Pihaknya mengungkapkan bahwa perubahan...

Social Media

Jakarta, Unbox.id – Baru-baru ini aplikasi pembuat konten ‘Tiktok’ mendapatkan sorotan tajam dari pihak regulator Amerika Serikat. Setelah sempat mengalami masalah beberapa waktu lalu,...

Apps & Games

Jakarta, Unbox.id – Usai mengakhiri Google Talk pada beberapa waktu lalu, kini Google kembali berencana akan menyuntik mati salah satu aplikasi mereka, Hangouts. Aplikasi...

Apps & Games

Jakarta, Unbox.id – Dewasa ini, kegiatan belajar mengajar menggunakan media kertas perlahan-lahan sudah mulai banyak ditinggalkan. Salah satu penyebab yang paling kentara adalah adanya...