Connect with us

Hi, what are you looking for?

Software

Google Ubah Posisi Bilah Pencarian Pada Android

BIlah Pencarian Google Android_1a
BIlah Pencarian Google Android. (Sumber: Tech Inspire)

Unbox.id – Google sedang menguji fitur presentasi baru untuk aplikasi pencariannya di ponsel pintar Android. Pembaruan layar ini bertujuan untuk memudahkan penggunaan ponsel dengan satu tangan. Alasannya karena saat ini semakin banyak smartphone yang memiliki layar berukuran besar. Seperti dilansir Gadgets 360, Google telah memindahkan bilah pencarian ke bagian bawah layar untuk beberapa pengguna aplikasi.

Pengujian Tampilan Baru Diperkenalkan Pada Aplikasi

TheSpAndroid melaporkan bahwa pengujian tampilan baru ini telah diperkenalkan di aplikasi versi 14.48.26.29.arm64. Pembaruan pada lokasi bilah pencarian ini akan mempermudah penggunaan aplikasi pencarian Google di ponsel Android. Pengguna hanya perlu menggunakan ibu jarinya saat menyentuh bilah pencarian atau memasukkan kata kunci pencarian.

Harap diperhatikan bahwa tes ini hanya tersedia untuk beberapa pengguna yang telah memperbarui aplikasi ke versi beta terbaru. Diketahui bahwa versi stabil terbaru aplikasi yang tersedia adalah 14.47.36.

Desain ulang Google Penelusuran ini, juga dikenal sebagai Tampilan Penelusuran, hanya tersedia untuk beberapa penguji beta tertentu. Mengenai hal ini, Google belum mengumumkan secara resmi. Sejauh ini belum diketahui apakah perubahan tampilan ini akan berlaku untuk semua pengguna Android atau bersifat opsional.Pilih apakah akan disetel sebagai default atau tidak ditampilkan.

Sekadar catatan, Google sebelumnya membalikkan perubahan desain yang memindahkan bilah pencarian ke bawah di Android. Google kemudian mengizinkan penguji beta iOS untuk menurunkan bilah Pencarian Google pada Agustus lalu. Tak hanya tampilan, Google juga dikabarkan telah menambahkan fitur baru pada pencarian.

Google Kenalkan Fitur Notes di Pencarian

Pada saat yang sama, fitur Catatan memberikan kesempatan kepada pengguna untuk mengungkapkan pemikiran dan ide pribadi terkait topik penelitian tertentu. Namun perlu diperhatikan bahwa catatan Catatan yang dibuat setelahnya tidak bersifat pribadi, artinya dapat dilihat secara publik oleh siapa saja yang sedang mencari. untuk topik yang sama.

Google yakin metode ini dapat menambahkan “lapisan informasi berguna tentang orang-orang ke hasil penelusuran”. Karena catatan dapat diindeks di web terbuka sehingga pengguna dapat membagikannya secara langsung. melalui tautan email, bukan hanya melalui hasil pencarian.

Untuk menggunakan fitur ini, pengguna harus terlebih dahulu ikut serta dalam fitur tersebut melalui Lab Penelusuran. Setelah diaktifkan, tombol untuk menambah dan melihat catatan akan muncul di bawah hasil pencarian dan postingan.

Pengguna dapat mempersonalisasi catatan mereka dengan font dan gambar berwarna agar lebih menarik. Pengguna juga dapat membuka halaman pencarian Google mana pun dan melihat catatan yang ditambahkan oleh orang lain.

Peluncuran awal Google Notes akan dibatasi untuk pengguna di AS dan India. Google juga berupaya memberikan informasi kepada penerbit dari peringkat yang ditempatkan pada konten mereka.

Baca juga: Google Chrome Stop Dukungan Ke Perangkat Android Nougat

Hadirkan Fitur Pencarian Berbasis AI ke 120 Negara

Sebelumnya, Google Search (kecerdasan buatan) berbasis AI telah resmi diluncurkan secara global. Mulai Kamis 9 November2023, pengalaman percakapan berbasis AI bernama SGE (Search Generative Experience) akan tersedia di lebih dari 120 negara.

Tidak hanya itu, SGE juga akan mendukung empat bahasa baru: Spanyol, Portugis, Korea, dan Indonesia, menurut laporan Tech Crunch. Perlu diperhatikan bahwa sebelumnya, SGE mendukung bahasa Inggris, Hindi, dan Jepang. Adapun penyempurnaan pada teknologi ini, Google dikabarkan mulai menguji cara baru untuk mengajukan pertanyaan langsung di halaman hasil pencarian.

Sekarang, saat menjelajahi suatu topik, pengguna juga dapat melihat sebelumnya pertanyaan dan hasil pencarian. Termasuk iklan pencarian di lokasi khusus di semua halaman. Selain itu, Google juga melakukan beberapa perbaikan kecil pada SGE dalam hal pertanyaan lanjutan serta fitur terjemahan dan definisi.

Pada fitur terjemahan, ketika pengguna meminta Penelusuran untuk menerjemahkan kalimat yang terdiri dari sejumlah kata dengan dua arti, pengguna dapat mengklik kata-kata tersebut dan memilih arti yang menurut mereka cocok.

Opsi ini juga dapat muncul ketika pengguna perlu menentukan jenis kelamin spesifik dari kata tertentu. Fitur ini akan tersedia bagi pengguna AS dengan terjemahan bahasa Inggris ke bahasa Spanyol yang akan hadir dalam beberapa minggu mendatang.

Dalam hal penambahan fitur definisi baru, pengguna dapat meminta definisi kata asing yang terdapat dalam jawaban topik pendidikan tertentu dengan dukungan AI. Sekarang, selain sains, ekonomi, dan sejarah, pengguna dapat meminta definisi di berbagai bidang, seperti enkripsi dan informasi kesehatan.

 

 

Sumber & Foto: Dari berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Apps & Games

Unbox.id – Saat ini smartphone sudah menjadi sebuah alat yang memiliki banyak kegunaan, salah satunya adalah kebutuhan untuk mengambil foto. Masyarakat modern gemar mengabadikan...

Tech Industry

Unbox.id – Google menghadirkan pendekatan AI pada proses pembelajaran guru dan siswa. Dengan teknologi AI ini, Google berusaha meningkatkan fungsionalitas untuk menciptakan kegiatan pembelajaran...

Tech Industry

Unbox.id – Presiden Jokowi resmi menandatangani Peraturan Presiden tentang Hak Penerbit. Jokowi mengatakan peraturan tersebut bertujuan untuk mendukung jurnalisme berkualitas sekaligus menjamin keberlanjutan industri...

Software

Unbox.id – Google, Meta, OpenAI, dan beberapa perusahaan teknologi terkemuka lainnya telah menandatangani perjanjian kerja sama dalam upaya memerangi misinformasi dan manipulasi informasi menjelang...