Connect with us

Hi, what are you looking for?

Tech Industry

Google Messages Hadirkan Fitur Baru

Google Messages_1a
Google Messages. (Sumber: WCC Tech)

Unbox.id – Google baru saja memperkenalkan deteksi profil di aplikasi Google Messenger untuk Android. Fitur baru ini memungkinkan pengguna mengatur nama dan foto yang akan muncul di aplikasi RCS dan produk Google lainnya. Setelah diaktifkan, pengguna akan diminta untuk memilih nama dan foto yang dapat membantu orang lain mengidentifikasi mereka, berdasarkan nomor telepon atau alamat email mereka di produk Google, termasuk Google Messages.

Google Belum Rincikan Produk Lainnya

Google Messages_2b

Google Messages. (Sumber: 9to5 Google)

Informasi default yang dapat ditampilkan meliputi nama lengkap, nama depan saja, singkatan, dan bentuk umum lainnya. Selain itu, pengguna dapat memilih avatar dari profil yang ada atau hanya menggunakan karakter dan latar belakang yang jelas.

Selain informasi, Google tidak merinci produk mana yang akan menggunakan nama profil dan gambar tersebut. Namun, fitur ini mungkin juga tersedia di Gmail, Google Chat, dan Foto. Pada dasarnya, berbagi profil dapat diaktifkan atau dinonaktifkan dari Pengaturan > Lanjutan di perangkat Android.

Google menyimpan nomor telepon yang dikaitkan dengan nama dan gambar profil pengguna, sehingga pengguna dapat melakukan perubahan. Meski belum diterapkan secara luas, fitur ini dapat memberi tahu pengguna ketika orang lain mengubah gambar profilnya, serupa dengan cara kerja iMessage.

Mengacu pada 9to5Google, Profile Discovery berharap dapat menghadirkan inovasi pada cara pengguna mengatur identitas mereka di berbagai produk Google, sekaligus memberikan pengalaman yang dipersonalisasi agar orang lain mudah dikenali.

Google Docs Hadirkan Fitur AI

Di sisi lain, penerapan teknologi buatan (AI) semakin meluas, termasuk alat-alat Google, khususnya Google Docs.

Dan teknologi AI tentunya membantu penggunanya dalam menulis, terutama yang penggunanya milik penulis. Menurut informasi yang dikutip di laman dukungan Google, fitur AI untuk Google Docs saat ini sedang diuji.

Namun, metode untuk menggunakan fitur AI ini telah dijelaskan. Berikut cara menggunakan AI untuk menulis di Google Docs. Tentu saja, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah membuka Google Docs dan mencari “Bantu saya menulis” di sisi kiri dokumen.

Kemudian pengguna dapat memilih “tulis teks baru” atau “tulis ulang teks yang sudah ada”. Jika pengguna memilih “tulis teks baru”, berikut prosesnya.

Cara Menggunakan AI Untuk Menulis Teks Baru

Berikut adalah cara-caranya:

  • Buka dokumen di Google Docs.
  • Pada dokumen yang terbuka, klik di mana pengguna ingin menulis.
  • Di sebelah kiri dokumen, klik “Bantu saya menulis” atau “Help me write”.
  • Kemudian, masukkan perintah dengan menulis instruksi yang jelas dan sesuai dengan yang diinginkan.
  • Klik “Buat” di Docs.
  • Setelah itu, pengguna bisa memilih opsi untuk memperbaiki tulisan yang dihasilkan. Dengan klik “Refine”, pengguna bisa memilih opsi berikut.
    • Tone : Pilih Formal atau Santai
    • Summarize: Meringkas poin-poin penting dari teks
    • Bulletize: Memformat teks menjadi daftar poin
    • Elaborate: Menambahkan detail untuk teks
    • Shorten: Membuat teks lebih ringkas
    • Retry: Membuat versi teks baru.

Perlu diketahui, setelah membuat versi baru, pengguna tidak bisa kembali ke versi sebelumnya.

  • Setelah selesai, klik “Sisipkan”.

Seperti disebutkan, pengguna juga dapat menulis ulang postingan yang sudah ada. Sedangkan untuk menulis ulang teks yang sudah ada menggunakan AI, berikut prosesnya.

Baca juga: Backup WhatsApp Di Android Akan Makan Kuota Penyimpanan Google

Cara Gunakan AI Untuk Menulis Ulang Teks Yang Sudah Ada Pada Google Docs

Berikut adalah cara untuk menggunakan AI:

  • Buka dokumen di Google Docs.
  • Pilih teks yang ingin ditulis ulang.
  • Di sebelah kiri, klik “Bantu saya menulis” atau “Help me write”.
  • Kemudian, pilih salah satu dari opsi berikut.
    • Tone: formal atau casual
    • Summarize: meringkas poin-poin penting dari teks.
    • Bulletize: memformat teks menjadi daftar poin.
    • Elaborate: menambahkan detail untuk teks.
    • Shorten: membuat teks lebih ringkas.
    • Rephrase: menulis ulang teks.
    • Custom: pengguna bisa menulis perintah sendiri untuk menyempurnakan teks.
  • Selanjutnya, pilih salah satu dari opsi berikut.

Ganti untuk menerima teks baru. Enter untuk menambahkan teks baru di bawah teks yang sudah ada. Tutup untuk menyimpan teks yang ada. Nah itulah cara menggunakan fitur AI di Google Docs.

 

 

Sumber & Foto: Dari berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

TV, Audio/Video, Permainan & Perangkat Wearable

Jakarta, Unbox.id — Setelah beberapa waktu meluncurkan fitur multi view di aplikasi YouTube TV, kini fitur tersebut akan segera hadir di perangkat Android. Dengan...

Tech Industry

Unbox.id – Google baru saja merilis kode untuk Project Gameface, sebuah proyek inovatif yang memungkinkan pengguna ponsel cerdas mengontrol menggunakan ekspresi wajah. Setelah dipresentasikan...

Tech Industry

Unbox.id – Google telah merilis fitur baru untuk meningkatkan kemampuan chatbot AI miliknya, Gemini AI. Fitur tersebut diharapkan disebut Memori dan akan membantu Gemini...

TV, Audio/Video, Permainan & Perangkat Wearable

Jakarta, Unbox.id — Pada konferensi I/O kali ini, Google telah meluncurkan fitur baru untuk Circle to Search. Fitur yang dapat membantu siswa untuk mengerjakan...