Wafatnya Larry Tesler Sang Penemu Cut, Copy dan Paste

Jakarta,Unbox – Larry Tesler, seorang ilmuawan komputer yang sangat berpengaruh namun sangat jarang orang yang mengetahui tentang dirinya.

Tesler Sang Ilmuwan Komputer

Pria yang lahir 24 April 1945 di New York, Amerika Serikat ini merupakan seorang ilmuwan yang juga pernah bekerja di Xerox PARC, Apple, Amazon, dan Yahoo! Ini pernah ikut serta dalam penelitian AI dan mengambil bagian dalam gerakan anti-perang dan anti-monopoli sebelum bergabung dengan Pusat Penelitian Xerox Palo Alto (PARC) pada tahun 1973.

Selama waktunya bekerja di PARC inilah Larry Tesler mengembangkan konsep cut, copy and paste, yang dilaporkan berdasarkan metode pengeditan lama yang melibatkan pemotongan bagian teks secara fisik dan menempelkannya di tempat lain. Dia juga menciptakan ‘temukan (Find) dan ganti (Replace).’

Kontribusi Tesler di Apple

Pada tahun 1980, Tesler memilih pindah ke Apple, di mana dirinya menghabiskan 17 tahun dan memegang posisi Wakil Presiden AppleNet dan Kepala Ilmuwan di sana. Dia mengerjakan beberapa produk Apple yang paling terkenal dan terkenal, termasuk Macintosh, QuickTime, Lisa, dan tablet Newton. Perintah potong/salin dan tempelnya dimasukkan dalam komputer Lisa pada tahun 1983 dan dalam Macintosh asli yang dirilis pada tahun-tahun berikutnya.

Tesler sangat percaya bahwa komputer harus berhenti menggunakan “mode,” yang populer saat itu. Itu memungkinkan input pengguna untuk melakukan tindakan yang berbeda tergantung pada mode apa yang mereka lakukan, membuat komputasi menjadi rumit. Dia menganjurkan modeless computing, yang memastikan tindakan pengguna tetap konsisten di berbagai fungsi dan aplikasi. Tesler sangat percaya pada komputasi modeless sehingga situs webnya disebut “nomodes.com”, pegangan Twitternya adalah “@nomodes”, dan bahkan plat nomor mobilnya adalah “No Mode.”

Selanjutnya Tesler bekerja di startup (rintisan) peranti lunak pendidikan Stagecast setelah meninggalkan Apple. Dia juga bekerja di Amazon, Yahoo, dan 23andMe. Sejak 2009, ia telah menjadi konsultan UX yang berbasis di California.

Namun kini Lerry Tesler telah meninggal pada senin 16 Februari kemarin di tepat umur yang ke 74, informasi ini didapatkan dari tweet dari akun resmi @Xerox.

Tinggalkan Balasan