Fujifilm memulai tahun 2026 ini dengan sesuatu yang unik dan seolah flashback ke masa lalu. Mereka baru saja menghadirkan kamera terbaru dari lini seri Instax dengan gaya ala retro dan vintage yaitu Instax Mini Evo Cinema.
Seperti yang dilansir Engadget, Minggu (11/1/2025), kamera instan ini mengambil inspirasi dari Fujifilm Single-8 keluaran tahun 1965, yang menjadi pesaing legendaris dari format Super 8. Meski bergaya ala retro, tapi beberapa sentuhan dan teknologi modern sudah disematkan di kamera ini.
Dibandingkan produk Instax lainnya yang fokus pada pengambilan foto diam, Instax Mini Evo Cinema memiliki kemampuan untuk merekam video. Namun identitas utama Instax sebagai kamera cetak instan tetap dipertahankan di kamera yang satu ini.

Pengguna bisa merekam video, lalu memilih potongan adegan atau frame tertentu dari video tersebut untuk dicetak menjadi foto fisik di atas kertas film Instax. Tetapi proses ini mungkin memerlukan penggunaan kode QR untuk sinkronisasi atau transfer data.
Fitur lainnya yang disematkan pada Instax Mini Evo Cinema yaitu Eras Dial. Dial ini memungkinkan pengguna untuk bisa mengganti serta menyesuaikan berbagai efek dan filter yang terinspirasi dari berbagai era perfilman.
Kurang lebih ada sepuluh pilihan era yang tersedia pada fitur Eras Dial ini. Termasuk diantaranya seperti nuansa khas tahun 1960-an. Pengguna bisa mengatur tingkat intensitas filter tersebut untuk mendapatkan hasil gambar atau video dengan estetika retro sesuai kebutuhan.

Soal penjualan resminya, Fujifilm menyebut bahwa kamera Instax Mini Evo Cinema ini sudah bisa dipesan mulai 30 Januari mendatang. Untuk tahap awal, kamera ini memang baru akan tersedia untuk pasar Jepang.
Hingga saat ini, Fujifilm belum memberikan informasi mengenai harga dari kamera tersebut. Namun, para pengamat memperkirakan harga yang kompetitif agar kamera ini bisa laku di pasaran, mengingat tren kamera retro yang kembali populer di kalangan anak muda.
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.

























