Connect with us

Hi, what are you looking for?

Apps & Games

Ketahui Mastodon, Aplikasi Yang Hampir Serupa Dengan Twitter

Mastodon_1
Aplikasi sosial media bernama Mastodon jadi trending karena punya kemiripan seperti Twitter. (Sumber: Esportsku)

Unbox.id – Twitter pada saat ini memang sedang mengalami perbincangan yang cukup sering oleh kalangan para penggunanya maupun bagi para pelaku di industri gadget di seluruh dunia. Ramai setelah proses akuisisi oleh Elon Musk telah selesai hingga melakukan pemecatan terhadap beberapa sosok yang berada di jajaran level tertingginya, kini para pengguna gadget juga dikabarkan dengan migrasi para pengguna Twitter terhadap sebuah produk aplikasi sosial media yang hampir mirip terhadap aplikasinya tersebut. Ya, aplikasi tersebut bernama Mastodon yang sedang viral dalam beberapa waktu ini. Lantas, apa saja yang menarik dan juga jadi hal yang unik dari aplikasi yang dikenal hampir serupa dengan Twitter ini? Berikut informasinya.

Ketahui Aplikasi Platform Mastodon

Mastodon_2

Aplikasi Mastodon memang memiliki ciri khas yang serupa dengan platform Twitter jika dilihat secara sekilas. (Sumber: People)

Mungkin bagi sebagian para penggunanya, nama Mastodon agak terlihat asing di dengar dan belum akrab dengan namanya tersebut. Namun pada saat ini, nama Mastodon sendiri sedang viral dan juga trending di kalangan para pengguna gadget di seluruh dunia. Ya, namanya memang menjurus kepada sebuah platform aplikasi sosial media yang tengah ramai dibicarakan oleh para penggunanya di seluruh dunia.

Aplikasi ini sendiri dibuat oleh seseorang bernama Eugo Rochko di tahun 2016 lalu. Selain itu, aplikasi ini juga dikembangkan oleh Mastodon gGmbhH yang mana pengembangnya merupakan sebuah organisasi nirlaba dari negeri Jerman yang dipimpin oleh Rochko sendiri. Sebagai informasinya, aplikasi ini merupakan jejaring media sosial terdesentralisasi dan bersifar terbuka atau free open-source secentralized social media platform.

Lebih lanjut jika dilihat-lihat secara sekilas, aplikasi Mastodon memang akan terlihat seperti aplikasi Twitter jika dibuka lewat aplikasi browser. Hal itu dapat terlihat di mana aplikasinya ini juga mempunyai beberapa fitur di dalamnya seperti home, explore, trending topic, hashtag, dan juga news. Bahkan, ada pula fitur-fitur pendukung aplikasi lainnya seperti contohnya ada fitur reply, retweet, bookmark, like, follow, dan juga favourite.

Namun dari kemiripannya tersebut, Mastodon bisa dikatakan mempunyai pebedaan dengan Twitter. Salah satu perbedaan yang cukup terlihat secara jelas adalah total panjang cuitan yang bisa diketik oleh penggunanya. Perlu diketahui jika di Twitter sendiri, para penggunanya hanya bisa menggunakan cuitan di platformnya sebanyak 280 karakter saja. Namun di aplikasi yang mirip dengan Twitter ini, para penggunanya bisa menuliskan cuitan hingga 500 karakter pada linimasanya tersebut.

Baca juga: Elon Musk Resmi Akuisisi Twitter Dan Langsung Bersih-Bersih

Para Pengguna Twitter Mulai Berpindah

Mastrodon_3

Para pengguna Twitter mulai berbondng-bondong untuk pindah ke aplikasi milik Eugo Rochko ini yang membuatnya semakin populer. (Sumber: Salon.com)

Dengan memiliki kemiripan yang dimiliki oleh Twitter, para pengguna dari Twitter sendiri dikabarkan mulai berbondong-bondong berpindah ke aplikasi yang hampir mirip tersebut yang berasal dari negeri Jerman. Hal ini cukup berkaitan dengan apa yang telah diakuisisi oleh Elon Musk terhadap aplikasi Twitter tersebut. Selain itu, beragam perubahan juga terasa secara langsung oleh para pengguna Twitter setelah Elon Musk masuk ke dalam perusahaan cuitan berwarna biru tersebut.

Salah satu hal yang cukup terasa oleh para penggunanya di dalam perubahan dari Twitter sendiri adalah di mana status centang biru atau terverifikasi kini harus berada dalam paket Twitter Blue. Untuk bisa mendapatkan Twitter Blue ini, para penggunanya perlu membayar paket berlangganan sebesar 7,99 USD atau setara Rp. 124,760 per bulannya. Tenntunya hal ini memberikan sebuah hal yang tidak biasa bagi para penggunanya.

Dengan cukup banyaknya para pengguna Twitter yang merasa kecewa terhadap layanan Twitter pada saat ini, aplikasi Mastodon menjadi incaran untuk tempat bermigrasi yang dilakukan oleh para penggunanya tersebut. Hal itu dikatakan langsung oleh Rockho di mana aplikasinya mengalami perubahan secara signifikan setelah Elon Musk mengakuisisi Twitter.

Bahkan, sudah ada terhitung hingga hampir 500.000 pengguna dari Mastrodon telah bergabung per tanggal 27 Oktober kemarin di mana Elon Musk telah selesai mengakuisisi Twitter. Dalam per jam, Rochko menginformasikan bahwa ada sekitar 60 sampai 80 entri per jamnya. Hingga pertanggal 7 November 2022, Mastrodon mempunyai 1 juta pengguna aktif bulanan yang sangat melampaui jauh dari apa yang ditargetkan oleh Rochko dan aplikasinya.

Baca juga: Twitter Rilis Fitur Hadirkan Video Vertikal Di Fitur Barunya

Dapat Diunduh di Berbagai Platform

Aplikasi Mastrodon sendiri sudah bisa diunduh di berbagai platform yang tersedia di Play Store untuk Android dan juga App Stor untuk iOS. Para penggunanya juga dapat mengakses aplikasi ini lewat halaman di https://mastodon.social/ yang bisa diakses oleh para penggunanya.

 

 

Sumber & Foto: Dari berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Tech Industry

Unbox.id – Komisi Persaingan dan Konsumen Australia (ACCC) mengatakan sedang menyelidiki lebih dari 100 pemberi pengaruh setelah beberapa konsumen melaporkan kepada regulator berbagai klaim...

Social Media

Unbox.id – Mentransfer obrolan WhatsApp atau WA dari ponsel lama ke ponsel baru lebih mudah. Pasalnya, WhatsApp diketahui menyiapkan fitur transfer chat tanpa Anda...

Social Media

Unbox.id – Polisi akhirnya menemukan pemilik akun TikTok @intan_komalasari92 yang kerap mengunggah konten video streaming (live) nenek mandi lumpur. Konten diposting untuk donasi, menggunakan...

Tech Industry

Unbox.id – Discord kali ini telah resmi mengakuisisi GAS, aplikasi sosial yang sering digunakan remaja untuk mengikuti survei dan mengirimkan pujian tanpa nama kepada...