Connect with us

Hi, what are you looking for?

Tech Industry

Intip Perbandingan 4 Chatbot AI Terbaik

Chatbot AI_1a
Chatbot AI. (Sumber: The Data Hunt)

Unbox.id – Dalam dunia kecerdasan buatan (artificial Intelligence/AI), perlombaan untuk mengembangkan chatbot AI tercanggih semakin dekat. Seperti dilansir Tekno Unbox.id, ada empat chatbot AI yang populer ChatGPT dimiliki oleh OpenAI, Bing dimiliki oleh Microsoft, Bard dimiliki oleh Google, dan Claude 2.0 dimiliki oleh Anthropic. Masing-masing model AI ini menawarkan fitur dan kemampuan unik, jadi memilih chatbot AI mana yang akan digunakan bergantung pada preferensi pribadi dan kebutuhan spesifik Anda. Pilih antara ChatGPT, Google Bard, Microsoft Bing dan Claude 2.0 tergantung pada kebutuhan dan keinginan spesifik Anda. Untuk mengetahui mana yang terbaik bagi Anda, Anda harus hati-hati mencoba keempat jenis chatbot ini. Ingatlah bahwa semua model bahasa utama (LLM) memberikan hasil yang sangat bergantung pada perintah yang diberikan. Oleh karena itu, penting untuk menulis perintah teks khusus yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Berikut beberapa penjelasan singkat yang kami rangkum dari berbagai sumber.

ChatGPT

ChatGPT OpenAI, diluncurkan pada 30 November 2022, adalah chatbot berbasis model bahasa besar yang dikenal karena kemampuannya merutekan dan memfilter percakapan berdasarkan minat pengguna.

Hal ini memungkinkan pengguna untuk menentukan panjang, format, gaya, rincian, dan bahasa yang digunakan dalam obrolan. Hal ini dilakukan melalui proses yang dikenal sebagai rekayasa cepat, di mana perintah pengguna dan respons berturut-turutnya dihitung pada setiap tahap percakapan sebagai satu konteks.

Versi terbaru, ChatGPT-3.5 dan GPT-4, telah diadaptasi untuk aplikasi percakapan menggunakan kombinasi teknik pembelajaran terawasi yang lebih kompleks. Awalnya dirilis sebagai AI pratinjau pencarian, ChatGPT telah beralih ke model “freemium” karena popularitasnya.

Sementara itu, ChatGPT akan lebih cocok digunakan dalam perintah yang kompleks dan membutuhkan bahasa yang lebih mirip manusia.

Google Bard

Google Bard_2b

Google Bard. (Sumber: Gizmochina)

Sementara itu, Google Bard merupakan layanan chatbot AI eksperimental yang didukung oleh Pathways Language Model 2 (PaLM 2).

Meskipun masih dalam pengembangan, Bard telah menunjukkan harapan dalam menciptakan teks, menerjemahkan bahasa, menciptakan berbagai konten kreatif, dan memberikan jawaban informatif atas pertanyaan-pertanyaan pengguna.

Meski masih dalam pengembangan, alat ini berpotensi sangat berguna untuk pesanan yang memerlukan sumber internet. Jika Anda ingin mencobanya, Anda bisa bergabung dalam daftar tunggu di website Google Bard.

Microsoft Bing

Microsoft Bing AI adalah rangkaian teknologi AI yang mendukung mesin pencari Microsoft. Teknologi ini menggunakan pemrosesan bahasa alami, pembelajaran mesin, visi komputer, dan pengenalan suara untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan hasil pencarian.

Microsoft berkomitmen untuk terus memperbarui dan meningkatkan Bing AI untuk menjadi mesin pencari terbaik. Nantinya Bing akan sangat cocok untuk mengerjakan pekerjaan jangka panjang seperti menulis skripsi yang membutuhkan internet sebagai sumber materinya.

Baca juga: Merk Produk VMware Telah Luncurkan Private AI

Claude 2.0

Claude 2.0_3c

Claude 2.0. (Sumber: Reddit)

Claude 2.0 dari Anthropic adalah chatbot model bahasa besar (LLM) yang telah mendapatkan perhatian karena fitur-fiturnya yang mengesankan. AI ini dapat menghasilkan teks, menerjemahkan bahasa, membuat berbagai jenis konten kreatif, dan memberikan jawaban informatif atas pertanyaan pengguna.

Claude 2.0 juga dirancang agar lebih etis dan bertanggung jawab dibandingkan chatbot AI lainnya, dengan fitur yang mencegah mereka memberikan hasil yang berbahaya.

Ini menawarkan popup yang mengesankan dengan 100.000 token, keterampilan pengkodean yang lebih baik, dan komitmen terhadap AI yang etis dan bertanggung jawab. Ini cocok untuk melakukan latihan panjang dengan konteks dan topik diskusi yang beragam.

Baik untuk penggunaan pribadi maupun aplikasi profesional, keempat model AI ini menawarkan beragam fitur yang dapat meningkatkan pengalaman dan produktivitas pengguna. Seiring dengan kemajuan teknologi AI, persaingan antara model-model ini kemungkinan akan semakin ketat, sehingga menghasilkan chatbot yang lebih canggih dan ramah pengguna di masa depan.

 

 

Sumber & Foto: Dari berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Tech Industry

Unbox.id – Dalam wawancara eksklusif baru-baru ini, CEO OpenAI Sam Altman menjelaskan GPT-4 baru secara mendetail dan mengisyaratkan rencana masa depan untuk GPT-5. Altman...

Tech Industry

Unbox.id – Google telah merilis fitur baru untuk meningkatkan kemampuan chatbot AI miliknya, Gemini AI. Fitur tersebut diharapkan disebut Memori dan akan membantu Gemini...

Software

Unbox.id – Kecerdasan buatan (AI) dinilai telah menghantam pasar kerja global seperti tsunami. Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva mengatakan AI kemungkinan...

Software

Jakarta, Unbox.id — Samsung baru saja meluncurkan pembaruan OneUI 6.1 untuk seri Galaxy S21 di India, yang menambahkan fitur Galaxy AI ke ponselnya. Kini...