Fingerprint Scanner di Layar, Duluan Samsung atau Vivo?

Synaptics sempat mengumumkan sensor fingerprint optik terakhirnya pada akhir 2016. Nah, versi terkini baru saja diluncurkan dan itu bukanlah seperti pemindai sidik jari lainnya yang selama ini kita sudah temui, di mana ia ditempatkan di bawah OLED alias di bawah layar. Perusahaan sensor ini juga berbagi bahwa produsen smartphone “Tier 1” akan memperkenalkan ponsel pertama dengan teknologi di CES 2018.

Namun sayangnya untuk saat ini, sensor fingerprint yang diberi nama Clear ID FS9500 hanya bekerja dengan display OLED. Saat diaktifkan, panel ini menggunakan panel untuk menerangi sidik jari dan kemudian memproses sinar cahayanya. Synaptics mengklaim sensor ini bisa bekerja secara akurat di bawah tumpukan komponen hingga setebal 1,5 mm, termasuk pelindung layar, kaca penutup dan layar OLED yang sebenarnya.

Synaptics menjanjikan perlindungan keamanan yang sama seperti fingerprint FS9100 saat ini, yang terlihat dalam beberapa flagships, termasuk duo Galaxy S8. Ini juga akan lebih tahan lama terhadap kotoran dan kelembaban karena akan disegel antara motherboard dan OLED.

Banyak yang mengharapkan teknologi ini akan hadir perdana pada Samsung Galaxy S9, namun Vivo dan Qualcomm sudah terlebih memperlihatkan prototipe kerja mereka pada bulan Juni kemarin, jadi smartphone Vivo baru mungkin menjadi kejutan besar bulan depan di Las Vegas. Ditambah lagi Galaxy S9 yang tidak akan hadir di acara tersebut, sehingga mungkin sudah dapat dipastikan siapa yang akan tampil. Tapi ini baru dugaan saja, mari kita tunggu kebenarannya saja tahun depan.

Tinggalkan Balasan