Unbox.id – AMD resmi membawa lini prosesor mobile terbaru Ryzen AI 400 Series ke Indonesia pada 20 Mei 2026. Kehadiran chip ini menjadi bagian dari dorongan besar AMD menuju era AI PC Copilot+, dengan fokus pada peningkatan performa kecerdasan buatan di perangkat laptop.
Bersamaan dengan itu, AMD juga memperkenalkan Ryzen AI Max+ 392 yang ditujukan untuk laptop ultra-tipis premium dengan kemampuan komputasi AI dan grafis kelas tinggi.
Salah satu peningkatan paling menonjol dari Ryzen AI 400 Series terletak pada kemampuan Neural Processing Unit (NPU) yang mampu mencapai hingga 60 TOPS (Tera Operations Per Second).
Secara sederhana, TOPS merupakan satuan yang digunakan untuk mengukur kecepatan pemrosesan tugas berbasis AI. Semakin tinggi angkanya, semakin besar kemampuan perangkat dalam menangani beban kerja AI secara lokal.
Dengan peningkatan ini, AMD menargetkan pengalaman komputasi yang lebih responsif untuk berbagai kebutuhan seperti multitasking, pemrosesan data real-time, hingga aplikasi berbasis AI generatif di laptop.
Masih berbasis Zen 5
Secara arsitektur, Ryzen AI 400 Series masih menggunakan basis yang sama dengan generasi sebelumnya, yaitu Zen 5 dan Zen 5c dengan fabrikasi 4nm TSMC. Chip ini juga menggunakan NPU berbasis AMD XDNA 2.
Artinya, Ryzen AI 400 Series bukan lompatan arsitektur penuh, melainkan penyempurnaan dari generasi sebelumnya, Ryzen AI 300 Series (Strix Point), dengan fokus peningkatan performa.
Peningkatan utama terlihat pada clock speed yang lebih tinggi hingga 5.2 GHz pada model tertinggi serta peningkatan performa NPU dari 55 TOPS menjadi 60 TOPS.
Selain itu, prosesor ini juga mengandalkan grafis terintegrasi AMD Radeon 800M Series untuk mendukung kebutuhan gaming ringan hingga pekerjaan kreatif.
Tersedia dalam Tujuh Varian
AMD menghadirkan tujuh varian Ryzen AI 400 Series untuk pasar global, termasuk Indonesia. Lini ini mencakup Ryzen AI 9, Ryzen AI 7, hingga Ryzen AI 5 dengan rentang konsumsi daya 15–54W.
Berikut adalah tabel dari artikel tersebut yang sudah dikonversi ke dalam format HTML:
| SKU | Cores / Threads | Boost Clock | TDP | Total Cache | iGPU | NPU (TOPS) |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Ryzen AI 9 HX 475 | 12/24 | 5.2 GHz | 15–54W | 36MB | Radeon 890M | 60 |
| Ryzen AI 9 HX 470 | 12/24 | 5.2 GHz | 15–54W | 36MB | Radeon 890M | 55 |
| Ryzen AI 9 465 | 10/20 | 5.0 GHz | 15–54W | 34MB | Radeon 880M | 50 |
| Ryzen AI 7 450 | 8/16 | 5.1 GHz | 15–54W | 24MB | Radeon 860M | 50 |
| Ryzen AI 7 445 | 6/12 | 4.6 GHz | 15–54W | 14MB | Radeon 840M | 50 |
| Ryzen AI 5 435 | 6/12 | 4.5 GHz | 15–54W | 14MB | Radeon 840M | 50 |
| Ryzen AI 5 430 | 4/8 | 4.5 GHz | 15–54W | 12MB | Radeon 840M | 50 |
Lini ini ditujukan untuk berbagai kebutuhan pengguna, mulai dari pemakaian sehari-hari, pekerjaan kreatif, hingga gaming.
Ryzen AI Max+ 392 untuk laptop ultra-tipis
Selain itu, AMD juga memperkenalkan Ryzen AI Max+ 392 untuk laptop ultra-tipis premium.
Prosesor ini menggabungkan CPU berbasis Zen 5, GPU terintegrasi Radeon 8060S, serta NPU berbasis XDNA 2 dalam satu paket komputasi.
Perangkat berbasis chip ini ditujukan untuk beban kerja seperti rendering, gaming, dan pemrosesan AI di perangkat tipis.
Dukungan software ROCm
AMD turut memperluas ekosistem AI melalui ROCm (Radeon Open Compute) yang kini mendukung Ryzen AI 400 Series.
Platform ini digunakan untuk pengembangan dan optimalisasi aplikasi AI, termasuk yang berbasis generatif.
Ketersediaan di Indonesia
Laptop dengan Ryzen AI 400 Series dijadwalkan hadir mulai kuartal pertama 2026. Sejumlah produsen yang akan membawa perangkat ini antara lain Acer, ASUS, HP, GIGABYTE, dan Lenovo.
Program bundling A.V. Mapping
AMD juga menghadirkan program bundling bersama A.V. Mapping berupa akses premium gratis hingga 3 bulan untuk pembelian perangkat tertentu.
Program ini berlaku mulai 20 Mei hingga 30 November 2026 dengan batas penukaran hingga akhir tahun.
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.
