OpenAI yang menaungi sistem kecerdasan buatan ChatGPT sejatinya punya browser internet yang diberi nama ChatGPT Atlas. Namun sebuah kabar menyebutkan bahwa Open AI justru akan menyntik mati ChatGPT Atlas dan digabungkan dengan ChatGPT yang dibuat lebih pintar dan canggih.
Melansir Gizmochina, Jumat (10/7/2026), disebutkan disuntik matinya browser ini hanya berlangsung kurang dari setahun setelah kemunculannya. Diketahui browser ChatGPT Atlas ini baru hadir pada Oktober 2025 di perangkat berbasis MacOS.
Alih-alih mengembangkan Atlas lebih jauh sebagai produk terpisah, perusahaan memutuskan untuk meleburkan kemampuan penjelajahan tersebut ke dalam aplikasi desktop ChatGPT yang telah diperbarui.
OpenAI menyebut tanggal 9 Agustus 2026 sebagai batas akhir operasional browser ChatGPT Atlas ini. Informasi lebih lanjut akan dibagikan kepada para pengguna melalui email dan notifikasi di dalam aplikasi. Dengan keputusan ini, rencana peluncuran browser Atlas untuk versi Windows dipastikan batal hadir.

Nantinya aplikasi ChatGPT ini akan menggabungkan beberapa item lainnya. Selain browser Atlas, ada Codex, dan ChatGPT Work yang bisa dipakai hanya dalam satu aplikasi atau ekosistem saja.
Sehingga nantinya ChatGPT bisa menjelajahi situs web, membandingkan informasi dari berbagai sumber, mengakses dokumen Google Workspace serta Microsoft 365, dan melanjutkan tugas secara mandiri sementara pengguna meninjau hasilnya.
Lalu OpenAI juga memperkenalkan ekstensi Chrome baru yang menghadirkan ChatGPT langsung ke sidebar browser. Hal ini memungkinkan pengguna untuk merangkum halaman web, mengajukan pertanyaan seputar konten online, dan menyelesaikan tugas-tugas panjang tanpa harus berpindah aplikasi.
Dengan langkah terbaru ini, alih-alih bersaing langsung dengan browser raksasa seperti Google Chrome, OpenAI kini memandang penjelajahan berbasis AI sebagai salah satu fitur internal di dalam ChatGPT. Bukan lagi sebagai produk mandiri yang terpisah.
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.

