Last updated on 29 Mei, 2026
Unbox.id – WhatsApp menjadi salah satu aplikasi chatting paling populer saat ini. Aplikasi milik Meta ini banyak digunakan untuk berbagi pesan, pemikiran, hingga informasi pribadi. Untuk menjaga keamanan penggunanya, WhatsApp juga menerapkan sistem enkripsi end-to-end yang memastikan pesan hanya dapat dibaca oleh pengirim dan penerima.
Namun, perlindungan tersebut tidak berhenti di situ. Pengguna juga perlu melakukan sejumlah langkah tambahan agar percakapan tetap aman. Menyambut Pekan Kesadaran Privasi yang berlangsung pada 6 hingga 12 Mei, WhatsApp membagikan beberapa tips penting untuk meningkatkan keamanan akun dan percakapan.
Baca juga: Pengguna WhatsApp Kini Bisa Jadwalkan Acara Pada Komunitas

WhatsApp Privacy. (Sumber: Identity Week)
Salah satu langkah utama yang disarankan adalah mengaktifkan verifikasi dua langkah. Fitur ini memberikan lapisan keamanan tambahan dengan meminta PIN enam digit saat pengguna kembali mendaftarkan nomor atau mengakses akun di perangkat baru.
Selain itu, pengguna juga dapat mengaktifkan metode verifikasi biometrik seperti Touch ID atau Face ID, maupun kata sandi perangkat untuk menambah perlindungan saat membuka aplikasi.
Fitur ini membantu mencegah akses tidak sah, termasuk upaya pengambilalihan akun melalui phishing atau metode penipuan lainnya.
Privasi tidak hanya soal keamanan pesan, tetapi juga pengelolaan data pribadi. WhatsApp menyediakan pengaturan yang memungkinkan pengguna mengontrol siapa saja yang dapat melihat informasi profil, seperti foto profil, status, last seen, hingga siapa yang dapat menambahkan ke grup.
Dengan membatasi akses informasi tersebut, pengguna dapat mengurangi risiko penyalahgunaan data pribadi.
WhatsApp juga menyediakan fitur view once yang memungkinkan pengguna mengirim foto, video, atau pesan suara yang hanya dapat dilihat satu kali oleh penerima. Setelah dibuka, konten tersebut tidak akan tersimpan di perangkat penerima.
Fitur ini juga membatasi kemampuan penerima untuk meneruskan, menyimpan, atau membagikan ulang konten tersebut.
Selain itu, terdapat fitur chat lock yang memberikan perlindungan tambahan pada percakapan tertentu. Dengan fitur ini, pengguna harus melakukan autentikasi seperti PIN, sidik jari, Face ID, atau kata sandi perangkat untuk membuka obrolan yang dikunci.
Obrolan yang diamankan akan dipisahkan dari daftar chat utama dan disimpan dalam folder khusus yang hanya bisa diakses oleh pemilik akun.
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.

