Unbox.id – Laporan mengenai perangkat AI buatan SpaceX langsung dibantah Elon Musk. CEO SpaceX tersebut menyebut kabar bahwa perusahaannya sedang mengembangkan perangkat genggam mirip iPhone sebagai informasi yang tidak benar, meski laporan The Wall Street Journal menyebut prototipe perangkat itu telah diperlihatkan kepada investor.
Laporan The Wall Street Journal menyebut SpaceX telah menunjukkan prototipe perangkat berbentuk seperti handset kepada sejumlah investor sebelum perusahaan melakukan penawaran saham perdana pada Juni 2026. Perangkat tersebut disebut memiliki desain lebih ramping dibandingkan iPhone dan masih berada dalam tahap awal pengembangan.
Menurut laporan tersebut, perangkat AI SpaceX akan menggunakan sistem operasi buatan sendiri serta mengandalkan teknologi kecerdasan buatan dari xAI, perusahaan AI milik Elon Musk yang kini berada dalam ekosistem SpaceX. Prototipe itu juga disebut menggunakan chip Qualcomm Snapdragon untuk mendukung kemampuan komputasinya.
Meski disebut memiliki bentuk seperti ponsel, perangkat tersebut belum tentu menjadi smartphone konvensional. Laporan menyebut fokus utamanya adalah menghadirkan kemampuan AI dalam perangkat genggam, mirip dengan tren perangkat AI baru yang mulai dikembangkan sejumlah perusahaan teknologi.
Elon Musk langsung membantah laporan tersebut melalui platform X. Ia menyebut kabar mengenai SpaceX yang mengembangkan perangkat AI tersebut sebagai “utterly false” atau sepenuhnya tidak benar.
Bantahan ini bukan pertama kalinya Musk menolak isu mengenai ponsel buatan SpaceX. Pada Februari 2026, Musk juga mengatakan bahwa SpaceX tidak sedang mengembangkan ponsel setelah muncul laporan mengenai perangkat yang dapat terhubung langsung dengan jaringan satelit Starlink.
Namun, SpaceX memang sedang memperluas bisnisnya di sektor komunikasi. Perusahaan disebut mempertimbangkan layanan mobile berbasis jaringan Starlink yang memungkinkan konektivitas melalui satelit. Saat ini, SpaceX telah bekerja sama dengan T-Mobile untuk menghadirkan layanan Direct-to-Cell yang memungkinkan ponsel terhubung dengan satelit Starlink.
Rumor perangkat AI SpaceX juga muncul ketika industri teknologi mulai mengeksplorasi kategori perangkat baru berbasis kecerdasan buatan. Selain SpaceX, OpenAI juga dikabarkan mengembangkan perangkat AI bersama mantan kepala desain Apple, Jony Ive.
Meski begitu, pasar perangkat AI masih menghadapi tantangan besar. Produk seperti Humane AI Pin dan Rabbit R1 menunjukkan bahwa kehadiran teknologi AI baru belum tentu langsung menarik minat konsumen.
Hingga saat ini, SpaceX belum mengonfirmasi keberadaan perangkat AI tersebut secara resmi. Jika prototipe itu memang ada, belum diketahui apakah perusahaan akan melanjutkan pengembangan hingga tahap produksi massal atau memilih fokus pada bisnis komunikasi berbasis Starlink.
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.

