Unbox.id – Meta resmi memperkenalkan lini smart glasses terbaru bernama Meta Glasses. Berbeda dari produk sebelumnya, kacamata pintar ini tidak lagi menggunakan merek Ray-Ban maupun Oakley, meski tetap dikembangkan bersama EssilorLuxottica.
Langkah ini menjadi strategi Meta untuk menghadirkan kacamata pintar dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjangkau lebih banyak pengguna.
Meta Glasses dibanderol mulai US$299 (sekitar Rp5 jutaan) atau sekitar US$80 lebih murah dibanding Ray-Ban Meta Gen 2. Tersedia tiga model yang meliputi Meta Adventurer, Meta Fury, dan Meta Glasses by Kylie. Khusus model hasil kolaborasi dengan Kylie Jenner, Meta Glasses dijual dengan harga US$399 (sekitar Rp7 jutaan).

Meta Fury (sumber: Meta)
Meta menghadirkan total 26 kombinasi desain, warna, material, dan lensa. Meta Adventurer mengusung desain persegi panjang bergaya klasik, sedangkan Meta Fury tampil dengan bingkai lebih tebal dan berbentuk kotak.
Untuk Meta Glasses by Kylie hadir dengan bingkai oval yang terinspirasi gaya Kylie Jenner serta dihiasi aksen batu kecil pada sudut lensa sebagai elemen desain khas.
Meski tampil dengan desain baru, Meta Glasses dibangun di atas platform yang sama seperti lini smart glasses terbaru Meta. Kacamata pintar ini dibekali kamera perekam video 3K, sistem multi-array microphone, speaker open-ear dengan spatial audio, serta tombol khusus untuk mengaktifkan Meta AI. Tombol tersebut juga dapat dikustomisasi agar menjalankan fitur lain sesuai kebutuhan pengguna.

Meta Adventurer (sumber: Meta)
Meta mengklaim daya tahan baterai mencapai lebih dari delapan jam dalam sekali pengisian. Selain itu, charging case yang disertakan mampu memberikan tambahan penggunaan hingga 40 jam saat bepergian.
Dari sisi kenyamanan, Meta menambahkan bantalan hidung yang dapat diatur dalam tiga posisi, ujung gagang yang bisa disesuaikan, serta engsel over-extension agar lebih nyaman digunakan oleh berbagai bentuk wajah. Kacamata ini juga mendukung lensa resep dengan rentang minus hingga -12 dan plus hingga +2,25.
Meta turut memperbarui pengalaman penggunaan melalui model AI terbaru Muse Spark yang dikembangkan oleh Meta Superintelligence Labs. AI ini diklaim mampu memberikan respons yang lebih natural, memahami objek yang dilihat kamera, serta membantu berbagai aktivitas sehari-hari.
Sejumlah fitur baru juga disiapkan, termasuk Dynamic Photos yang secara otomatis mengambil beberapa foto sekaligus lalu memilih hasil terbaik. Ada pula fitur Pedestrian Navigation yang memberikan petunjuk arah belok demi belok untuk pejalan kaki melalui audio di dalam kacamata.

Meta Glasses by Kylie (sumber: Meta)
Kemampuan Live Translation kini diperluas dengan dukungan total 20 bahasa setelah Meta menambahkan 14 bahasa baru, termasuk Mandarin, Jepang, Korea, Arab, dan Hindi.
Sistem penerjemahan ini juga mendukung code-switching sehingga AI tetap dapat menerjemahkan percakapan yang mencampurkan beberapa bahasa secara lebih alami.
Selain menerjemahkan percakapan, Meta AI dapat menjawab berbagai pertanyaan, mengenali objek yang sedang dilihat pengguna, memberikan rekomendasi berdasarkan konteks, hingga memperkirakan kandungan kalori makanan melalui kamera.
Di balik peluncuran produk baru ini, Meta masih menghadapi sorotan terkait isu privasi. Perusahaan belakangan mendapat perhatian setelah muncul laporan mengenai pengembangan teknologi pengenalan wajah untuk smart glasses. Meta mengakui adanya penyalahgunaan perangkat oleh sebagian pengguna dan menyatakan tengah menyiapkan pembaruan fitur privasi, meski belum mengungkapkan detailnya.
Peluncuran Meta Glasses juga berlangsung ketika persaingan di pasar smart glasses semakin ketat. Mengutip Techcrunch (23/6/2026), menurut Counterpoint Research, Meta dan EssilorLuxottica saat ini menguasai lebih dari 80 persen pangsa pasar global.
Kehadiran Meta Glasses semakin memperkuat posisi perusahaan di segmen wearable, sekaligus menjadi respon atas meningkatnya kompetisi setelah Snap memperkenalkan smart glasses Specs untuk konsumen dengan harga US$2.195 (sekitar Rp39 jutaan).
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.

