Canon

Lelet Berinovasi, Ini Alasan Canon

Saat ini pangsa pasar menunjukkan jika Canon tengah memimpin di atas brand produsen kamera lainnya. Banyak faktor yang membuat produk Canon banyak dicintai, namun walau banyak yang suka, dalam hal inovasi teknologi, Canon dianggap lambat, bahkan oleh penggemarnya sendiri. Sangat disayangkan mengingat sekarang posisinya sedang dibidik oleh Fuji dan Sony yang kini sedang besar di mirrorless.

Kita tentu tahu pasti kelambatan inovasi ini bukan karena ketidakmampuan Canon untuk menelurkan ide baru dan ini diamini oleh sang CEO, Fujio Mitarai. Menurutnya, kelambatan ini disebabkan pihaknya ingin berkonsentrasi melebarkan kepak sayap ke area lain, mulai dari kamera keamanan, peralatan industri, hingga kesehatan.

Nah, beragam bisnis yang bersinergi ini, nantinya diharapkan akan menghasilkan pemasukan sebesar sepertiga dari keseluruhan pendapatannya. Walaupun begitu, pihaknya masih menjadikan sektor kamera jadi yang utama. Tapi tenang menurut sang presiden, Canon akan mengejar ketinggalan  dengan kecepatan penuh, salah satunya dengan mendirikan pusat riset di Silicon Valley.

Tapi lagi-lagi belum jelas kapan rencana-rencana ini akan mulai diwujudkan, namun alangkah baiknya jika direalisasi segera, mengingat inovasi teknologi kamera terakhir yang mereka telurkan adalah Dual Pixel Autofocus (DPAF), kurang lebih lima tahun lalu. Saat itu teknologi tersebut menjadi tolak ukur dalam dunia fokus otomatis pada kamera, di mana kamera dimungkinkan untuk menangkap gambar maupun video dengan fokus secepat kilat dan juga konstan.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Fujifilm

Ada perdebatan yang belum terselesaikan di dunia fotografi, mengenai apakah kamera mirrorless berpotensi mengganti DSLR atau tidak. Ada beberapa fotografer profesional yang telah beralih...

Copyright © 2023 RMN

Exit mobile version