Unbox.id – Xiaomi resmi meluncurkan Redmi Book Pro 2026 series di China bersamaan dengan event smartphone REDMI K90 Max. Laptop ini hadir dalam dua ukuran layar, yaitu 14 inci dan 16 inci, dengan fokus utama pada performa AI, efisiensi daya, dan integrasi ekosistem HyperOS.
Seri ini menjadi salah satu implementasi awal Intel Panther Lake di segmen laptop Windows yang lebih luas, bukan hanya kelas premium.
Redmi Book Pro 2026 ditenagai oleh Intel Core Ultra X7 358H, bagian dari generasi Intel Panther Lake yang dibangun menggunakan proses Intel 18A. Spesifikasi utama platform ini mencakup:
- CPU hingga 16-core
- GPU terintegrasi Intel Arc B390 dengan 12 Xe3 cores
- NPU dengan performa AI hingga 180 TOPS
Platform ini dirancang untuk menangani beban kerja AI secara langsung di perangkat, tanpa bergantung penuh pada cloud.
Dari sisi komputasi, performa AI hingga 180 TOPS dihasilkan dari kombinasi CPU, GPU, dan NPU. Untuk mendukungnya, Xiaomi menyematkan konfigurasi memori hingga 32GB LPDDR5X 9600 MT/s, penyimpanan SSD PCIe 4.0 hingga 1TB, serta slot ekspansi M.2 tambahan.
Untuk menjaga stabilitas performa, Xiaomi membekali seri ini dengan Hurricane Cooling System yang mengandalkan dual fan dan heat pipe berkapasitas besar. Output daya maksimum perangkat ini mencapai hingga 70W untuk model 14 inci dan 80W untuk model 16 inci.
Baterai Redmi Book Pro 2026 (sumber: Redmi)
Layar LCD High-Refresh, Bukan OLED
Salah satu pembeda utama seri Redmi adalah penggunaan panel LCD high-refresh, bukan OLED. Spesifikasi layar:
- Model 14 inci: 2.8K (2880 × 1800), 120Hz, 100% sRGB, 500 nits
- Model 16 inci: 3.2K (3200 × 2000), hingga 165Hz, 100% DCI-P3, 500 nits
Keputusan ini merupakan strategi segmentasi, karena lini Xiaomi Book Pro 14 di atasnya sudah menggunakan OLED 3.1K.
Baterai Besar
Perbedaan kapasitas baterai menjadi salah satu poin utama:
- Model 14 inci: 92Wh, fast charging 90W
- Model 16 inci: 99Wh (batas maksimum penerbangan komersial)
Xiaomi mengklaim model 14 inci mampu mencapai hingga 37 jam pemutaran video lokal, meskipun angka ini masih perlu pembuktian melalui pengujian independen.
Kedua model Redmi Book Pro 2026 hadir dengan desain tipis berbahan metal dan engsel yang dapat dibuka hingga 180 derajat, dengan bobot sekitar 1,48 kg untuk varian 14 inci dan 1,88 kg untuk varian 16 inci, serta ketebalan yang berada di kisaran 15,9 mm.
Dari sisi sistem, Redmi Book Pro 2026 mengandalkan integrasi AI yang memanfaatkan kombinasi CPU, GPU, dan NPU untuk mengoptimalkan performa secara otomatis sesuai kebutuhan penggunaan. Sistem ini mencakup manajemen performa adaptif multi-level, optimasi konsumsi daya berdasarkan beban kerja, serta peningkatan efisiensi pada berbagai tugas seperti konversi dokumen dan pemutaran video.
HyperOS Connect dan Ekosistem Xiaomi
Laptop ini terintegrasi dengan HyperOS Connect, memungkinkan konektivitas lintas perangkat seperti:
- Sinkronisasi smartphone, tablet, dan PC
- Transfer file antar perangkat
- Kontrol PC jarak jauh
- Smart Desktop berbasis smartphone
- NFC file transfer
- Kamera lintas perangkat
- Sharing keyboard dan mouse
Harga
Harga resmi belum diumumkan, namun diperkirakan berada di bawah 7.999 Yuan (sekitar Rp20 jutaan), dibawah harga awal Xiaomi Book Pro 14.
Redmi Book Pro 2026 diposisikan sebagai alternatif yang lebih terjangkau dibanding Xiaomi Book Pro OLED, sekaligus menjadi laptop berbasis Intel Panther Lake di segmen mid-to-high. Dalam strategi pemasarannya, perangkat ini juga ditempatkan untuk bersaing langsung dengan laptop AI PC modern di kelas premium, termasuk MacBook Pro M5.
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.
