Brand asal Jepang, Sharp siap kembali menggebrak pasar smartphone harga terjangkau. Yap, mereka akan menghadirkan AQUOS Wish6 yang rencananya hadir di bulan September mendatang.
Melansir Gizmochina, Kamis (6/8/2026), Sharp AQUOS Wish6 merupakan HP generasi keenam dari seri Wish. Seri ini tetap mengusung filosofi utama pendahulunya: menghadirkan smartphone yang simpel, tangguh, dan dapat diandalkan tanpa membebankan harga yang mahal kepada konsumen.
Mulai dari bagian layar, HP ini menggunakan ukuran 6,6 inch dengan resolusi HD+. Meski hanya beresolusi HD+, layar HP ini sudah mengusung refresh rate hingga 120 Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 1.000 nits.
Lalu untuk bagian bodi, HP ini mengusung ketebalan 8,33 mm dan bobot 189 gram. Sharp mengklaim bodi AQUOS Wish6 ini punya kekuatan lentur sekitar 20 persen lebih kuat dibanding generasi sebelumnya.
Lalu untuk dapur pacu, Sharp AQUOS Wish6 hadir dengan chipset MediaTek Dimensity 6300 5G. Chipset ini dipadu dengan RAM 4 GB dan penyimpanan internal 128 GB yang mirip dengan pendahulunya, AQUOS Wish5. Memori internal ini bisa ditambah dengan microSD hingga 2 TB.

Untuk bagian baterai, HP ini mengusung kapasitas hingga 5.000 mAh. Meski belum dibekali dengan fast charging, HP ini sudah mendukung fitur smart charging untuk memperlambat penurunan kualitas atau penuaan baterai dalam jangka panjang.
Untuk fotografi, HP ini punya kamera belakang 50,1 MP (f/1.8) dan kamera depan 8 MP (f/2.0). Lalu HP ini sudah mengusung sistem operasi Android 16 dan mendapat dukungan update software selama dua kali dan update security selama empat tahun.
Beberapa fitur pendukung juga sudah hadir sebagai standar. Mulai dari sensor sidik jari yang juga dibekali dengan face unlock, dukungan fitur FeliCa untuk pembayaran digital, Dual SIM, serta masih mempertahankan jack audio 3,5 mm.
HP ini juga akan dibekali dengan deretan fitur keselamatan dan keamanan siber berbasis kecerdasan buatan alias AI. Mulai dari alarm darurat yang berbunyi sangat nyaring secara otomatis saat ponsel diguncang keras.
Ada juga AI Call Analysis yang mampu menganalisis pola percakapan secara real-time untuk mendeteksi potensi penipuan alias scam. Ada juga pemblokiran panggilan internasional untuk menghindari penipuan lintas negara. Serta ada AI Call Assistant yang secara otomatis dapat mentranskripsikan pesan suara menjadi teks saat pengguna tidak bisa menjawab panggilan masuk.
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.

