Lenovo terus memperkuat eksistensi mereka di gadget gaming. Terbaru, mereka menghadirkan konsol game handheld cloud terbaru mereka yaitu Legion C700 yang berbasis Android terbaru yang bisa dipakai untuk streaming PC lokal.
Karena berfokus pada streaming alih-alih memproses game PC secara lokal, Lenovo berhasil merancang konsol ini dengan dimensi yang tergolong ringkas. Legion C700 punya ketebalan hanya 14,9 mm dan bobot 556 gram alias hampir 300 gram lebih ringan dibandingkan handheld gaming berbasis Windows pada umumnya.
Untuk bagian layar, perangkat ini mengusung ukuran 7,82 inch berpanel IPS LCD. Resolusi layarnya sendiri di 1920 x 1080 piksel serta rasio 16:9. Layar ini punya refresh rate hingga 120 Hz serta tingkat kecerahan di 500 nits.

Lanjut ke bagian dapur pacu, Lenovo Legion C700 mengusung chipset MediaTek Dimensity 7400. Chipset ini dipadu dengan dua pilihan kombinasi RAM dan memori internal 6 GB/128 GB serta 8 GB/256 GB. Kedua varian tersebut mendukung ekspansi penyimpanan tambahan menggunakan kartu microSD.
Untuk baterai, perangkat ini menggunakan kapasitas 8.000 mAh yang mendukung penggunaan USB-C 2.0 yang support fast charging. Perangkat ini mampu bertahan selama sembilan jam saat digunakan untuk streaming, meski durasi nyata bergantung pada tingkat kecerahan layar, volume, serta stabilitas jaringan. Perangkat ini juga punya kipas pendingin aktif untuk menjaga suhu internal tetap stabil.
Lenovo mengusung tata letak tombol bergaya Xbox untuk Legion C700. Mulai dari penggunaan joystick TMR yang dilengkapi cincin lampu RGB. Joystick ini punya trigger linear Hall-Effect.

Lalu ada tombol aksi ABXY standar, D-pad 8 arah, serta tombol tambahan di bagian belakang dan bahu LC1/RC1 dan LC/RC yang dapat disesuaikan. Serta ada beberapa fitur tambahan pada joystick ini seperti Dual rotor motor untuk respons getaran dan gyro 6-axis.
Legion C700 menjalankan sistem operasi Android 16 dan didukung konektivitas Wi-Fi 6E serta Bluetooth 5.3. Dukungan Wi-Fi 6E membuat perangkat ini bisa memanfaatkan pita frekuensi 6GHz yang memberikan koneksi lebih stabil saat streaming.
Konsol ini juga punya layanan Tencent Start Cloud Gaming dan perangkat lunak milik Lenovo sendiri, Legion Stream, untuk melakukan streaming game langsung dari PC lokal. Lenovo menyebut bahwa pada kondisi jaringan yang optimal, latensi end-to-end bisa ditekan hingga di bawah 10ms, sehingga sanggup menjalankan game berat seperti Black Myth: Wukong pada 60 fps via cloud.

Antarmuka perangkat lunaknya juga dilengkapi menu akses cepat. Fitur ini memungkinkan pengguna menyesuaikan pemetaan tombol, sensitivitas analog, kecepatan kipas, hingga refresh rate layar tanpa harus keluar dari permainan yang sedang berjalan.
Melansir Gizmochina, Selasa (25/8/2026), Lenovo Legion C700 hadir dalam satu opsi pilihan warna yaitu Ice Soul White. Soal harga, konsol yang pertama kali hadir di Tiongkok ini dibandrol dengan nominal 2.199 Yuan atau Rp 4,9 jutaan. Namun selama masa promosi, harganya menjadi 1.999 Yuan atau Rp 4,5 jutaan.
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.

