Unbox.id – Antrean pembelian Steam Machine kini diperdagangkan hingga sekitar Rp53 jutaan di eBay. Mengutip dari Vice (29/6/2026), di platform eBay, sejumlah daftar tunggu reservasi pembelian Steam Machine dibanderol hingga sekitar US$3.000 atau setara Rp53 jutaan, jauh di atas harga resmi perangkat yang dimulai dari US$1.049 atau sekitar Rp17 jutaan.
Sebagian besar listing tersebut bukan menjual unit Steam Machine ya, melainkan hanya hak reservasi untuk membeli perangkat lebih awal. Fenomena ini menunjukkan tingginya minat terhadap perangkat gaming terbaru Valve sekaligus terbatasnya pasokan sejak hari pertama peluncuran.
Steam Machine merupakan PC gaming berukuran ringkas yang menjalankan SteamOS, sistem operasi berbasis Linux buatan Valve yang dirancang khusus untuk bermain game. Perangkat ini ditujukan sebagai PC gaming ruang keluarga dengan pengalaman plug-and-play layaknya konsol, tetapi tetap menawarkan fleksibilitas sebuah komputer.
Steam Machine juga mendukung akses ke seluruh koleksi game di Steam, penyimpanan hingga 2 TB, serta ditenagai prosesor AMD Zen 4 dan GPU AMD RDNA 3 yang diklaim mampu menjalankan game hingga resolusi 4K.

(sumber: Steam/Valve)
Valve sebenarnya tidak pernah berniat menjadikan Steam Machine sebagai konsol tradisional. Perusahaan menegaskan perangkat ini merupakan bagian dari ekosistem PC gaming yang terbuka, sehingga pengguna tetap bebas memasang aplikasi lain atau bahkan mengganti sistem operasinya jika diinginkan.
Harga Steam Machine yang tinggi sejak awal juga bukan tanpa alasan. Valve mengungkapkan bahwa perusahaan semula berharap perangkat tersebut bisa dijual di kisaran US$750 (setara Rp 13 jutaan). Namun, lonjakan harga komponen, terutama memori, serta tingginya biaya produksi membuat harga akhirnya naik menjadi mulai US$1.049 untuk model 512 GB dan US$1.349 (setara Rp 24 jutaan) untuk varian 2 TB.
Valve juga menjelaskan bahwa harga tersebut dibuat sedekat mungkin dengan biaya produksi. Berbeda dengan produsen konsol yang kerap menjual perangkat dengan margin tipis atau bahkan rugi untuk kemudian memperoleh keuntungan dari penjualan game dan layanan berlangganan, Valve memilih mempertahankan model ekosistem terbuka sehingga tidak mengandalkan subsidi perangkat keras.
Selain biaya produksi yang tinggi, perusahaan juga menghadapi keterbatasan pasokan komponen. Valve mengakui hanya mampu memproduksi sekitar dua pertiga dari target awal karena tekanan pada rantai pasok global dan tingginya permintaan chip dari berbagai industri, termasuk pusat data AI.

(sumber: Ebay/Vice)
Kondisi tersebut membuat slot reservasi Steam Machine langsung menjadi incaran para scalper. Setelah reservasi resmi dibuka, posisi antrean cepat habis dan mulai diperjualbelikan di eBay dengan harga mencapai US$2.000 hingga hampir US$3.000. Bahkan, sebagian penjual hanya menawarkan bukti reservasi berupa tangkapan layar tanpa memiliki unit fisik Steam Machine.
Meski demikian, pengguna yang tidak kebagian Steam Machine atau enggan membayar harga selangit sebenarnya masih memiliki alternatif yang lebih masuk akal. Bersamaan dengan pengumuman Steam Machine, Valve juga mengonfirmasi bahwa SteamOS 3.8 kini dapat dipasang secara resmi pada PC rakitan atau komputer lain yang menggunakan GPU AMD.

(sumber: Steam/Valve)
Sebelumnya SteamOS memang sudah bisa dijalankan secara tidak resmi di sejumlah perangkat, tetapi kini Valve memberikan dukungan resmi agar sistem operasi yang sama dengan Steam Machine dapat digunakan pada PC milik pengguna. Untuk saat ini dukungan masih terbatas pada GPU AMD, sementara kompatibilitas dengan GPU lain masih dalam tahap pengembangan.
Dengan hadirnya SteamOS 3.8 untuk PC umum, pengalaman yang ditawarkan Steam Machine tidak lagi sepenuhnya eksklusif. Bagi sebagian besar gamer, memasang SteamOS di komputer yang sudah dimiliki tentu menjadi pilihan yang jauh lebih ekonomis dibanding harus mengeluarkan puluhan juta rupiah demi mendapatkan slot reservasi Steam Machine.
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.

