Vivo kembali meramaikan pasar smartwatch dengan menghadirkan Watch 6. Jam tangan ini hadir bersama dengan smartphone X500 dan menawarkan berbagai spek kelas atas tapi dengan harga yang masih masuk akal.
Salah satu yang menjadi nilai jual utama pada bagian layar. Vivo Watch 6 hadir dengan panel AMOLED berukuran 1,47 inci dengan refresh rate 60Hz. Layar ini memiliki kecerahan puncak lokal hingga 3.500 nits. Fitur Always-on Display menggunakan dynamic refresh rate antara 5 Hz hingga 30 Hz untuk menghemat konsumsi daya.
Untuk bahan bodi, setiap varian punya beberapa perbedaan signifikan. Mulai dari varian Bluetooth dasar dan eSIM standar menggunakan bingkai baja anti karat dengan bobot 44 gram.

Lalu varian Titanium mengusung bahan paduan titanium kelas penerbangan TC4 yang membuat bobot turun menjadi 37 gram. Kedua desain bodi memiliki ketebalan 9,5 mm meski belum termasuk tonjolan sensor di bagian belakang.
Dari segi fitur, smartwatch ini punya fitur dual-frequency, five-system GNSS yang diklaim mampu meningkatkan kecepatan pencarian satelit sebesar 34 persen dan akurasi jalur hingga 10 persen. Terdapat pula barometer bawaan serta dukungan untuk peta offline.
Vivo Watch 6 dibekali sensor detak jantung 8 saluran dan sensor oksigen darah atau SpO2 16 saluran. Smartwatch ini juga mendukung pemantauan detak jantung berkelanjutan, SpO2, pelacakan kualitas tidur, hingga tingkat stres.

Vivo mengklaim tingkat akurasi detak jantung rata-rata mencapai 97,2 persen dibandingkan dengan pemantau dada profesional, dan meningkat hingga 98,5 persen saat digunakan untuk aktivitas lari, berjalan, bersepeda, serta mendaki.
Serta smartwatch ini mendukung lebih dari 100 mode olahraga termasuk analisis bentuk atau postur lari dan pelacakan ayunan untuk olahraga raket. Fitur pemantauan HRV atau Heart Rate Variability sepanjang hari juga akan hadir melalui pembaruan sistem.
Smartwatch ini sudah dilengkapi dengan NFC untuk pembayaran dan tiket transportasi umum, fungsi kunci mobil digital serta asisten AI Vivo BlueLM untuk pengingat kontekstual. Dan khusus varian eSIM, pengguna bisa melakukan panggilan telepon, mengirim/menerima pesan teks, dan navigasi secara langsung tanpa perlu terhubung ke smartphone.

Dan untuk baterai, varian Bluetooth bisa awet selama 10 untuk penggunaan normal dan 21 hari untuk penggunaan hemat. Lalu varian eSIM diklaim bisa awet selama 7 hari saat terhubung ke HP serta 4 hari saat dipakai mandiri. Dan untuk penggunaan Always-on-Display pada kedua varian sanggup bertahan selama 6 hari.
Vivo Watch 6 hadir dalam opsi warna Wilderness dan Moonlight, sedangkan varian Titanium mendapatkan sentuhan akhir Natural Color. Soal harga, perangkat ini dibandrol dengan nominal sebagai berikut:
- Varian Bluetooth: 999 yuan atau Rp 2,2 juta
- Varian eSIM Standar: 1.399 yuan atau Rp 3,1 juta
- Varian Titanium eSIM: 1.999 yuan atau Rp 4,4 juta
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi unbox.id.

