Artikel

Pocket Hadirkan Fitur Mendengarkan Artikel Berita

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Unbox.id – Anda mungkin tahu Pocket sebagai aplikasi baca read it later unggulan, tetapi Pocket sekarang mempromosikan pilihan yang berbeda untuk mengejar berita: Listen to it later. Platform milik Mozilla ini telah meluncurkan desain ulang yang mencakup perubahan disegi fitur dan peningkatan untuk mendengarkan artikel. Meskipun ini memungkinkan anda untuk mendengarkan artikel sebelumnya, opsi ini tidak ditampilkan secara jelas, dengan kontrol terbatas, dan layanan text to voice sangat tidak alami dan sulit untuk diikuti.

Dengan penyegegaran aplikasi untuk platform iOS dan Android, Pocket telah menjalin kerjasama dengan Amazon dalam menggunakan layanan voice to text didalam perangkat Polly. Ini terdengar jauh lebih manusiawi daripada pendahulunya berkat penambahan jeda dan infleksi yang tepat didalam kalimat yang dibacanya. Ini tidak sempurna, ini adalah robot tapi kualitasnya sama dengan yang dimiliki Alexa di Amazon Echo, jadi kebanyakan orang harus menemukan pilihan yang memuaskan bagi penggunaan handsfree.

Sebagai tambahan, update ini memberikan mode pendengaran full screen dengan kontrol granular dengan kecepatan 1x, 15 detik tombol forward dan backward, dan slider untuk melompat ke titik yang dipilih dalam sebuah artikel. Sebelumnya, aplikasi ini hanya menawarkan panel kontrol kecil di bagian bawah layar dan ada beberapa kontrol lain: Play, pause, dan skip. Di platform iOS, kontrol ini juga tidak memungkinkan anda untuk mengantre beberapa artikel – dan sekarang fitur ini telah tersedia didalam kedua platform.

Dalam upaya untuk menekankan fitur terbaru, aplikasi yang dirancang ulang ini menempatkan ikon headphone di bagian atas layar baik dalam daftar bacaan dan di bagian atas artikel. Selain itu, sekarang memungkinkan untuk mendengarkan artikel dalam Pocket melalui perangkat yang didukung oleh Amazon Alexa.

Baca Juga – Fitur Baru Google Maps Membuat Perjalanan Anda Kian Nyaman

Perubahan ini sungguh masuk akal. Jika Pocket ingin terus tumbuh, ia harus bergerak melampaui reputasinya sebagai tempat penyimpanan konten tertulis dan menjadi platform untuk video dan audio. Namun ada beberapa aspek pembaruan yang sejauh ini belum bisa diterima dengan baik. Pocket memperkenalkan tipografi baru dan antarmuka pengguna untuk artikel yang dirancang agar lebih mudah dibaca, tetapi didalam Google Play Store ada beberapa pengguna yang mengeluhkan font sans serif baru yang menurut mereka sulit untuk dibaca. Apakah kritik itu valid atau merepresentasikan resistansi sederhana untuk berubah, setidaknya Pocket menawarkan alternatif terbaru.

COMMENT
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular

To Top